bagaimana bangunan di kutub ?

Sambil menunggu tukang rumput di rumah Cikupa, saya tertarik untuk membahas komentar dari adik kelas SMA. Ini komentar yang masuk.

Selamat pagi pak Wir. bangga sekali dengan bapak. Saya salah satu alumni SMAN 1 TELADAN Yogyakarta juga pak, sekarang saya melanjutkan studi di jurusan arsitektur. saya baru awal belajar mengenai mekanika struktur bangunan. Beberapa waktu lalu ada pertanyaan dari dosen yang tidak bisa dijawab oleh mahasiswa. Saya ingin bertanya pada bapak dan minta pendapatnya.

Pertanyaannya begini pak : perbedaan kondisi pada kutub gaya gravitasi telah mengakibatkan gerakan dan arah beban menjadi tidak tegak lurus pada titik tumpu. Bagaimana perencanaan bangunan yang akan dibangun di wilayah tersebut ? 

terimakasih banyak pak Wir, salam jayamahe!

Pertanyaan langka, saya belum pernah mendengar sebelumnya. Jadi daripada melihat acara TV yang cenderung konyol maka ada baiknya menanggapi pertanyaan sdr. Amira tersebut, boleh khan.

Baca lebih lanjut

bab 21 tentang jembatan di Indonesia

Meskipun aku mempunyai account facebook maupun twitter, tetapi kalau untuk tulis menulis maka hanya di blog wordpress ini saja yang aku lakukan. Maklum, untuk yang namanya tulis menulis biasanya aku relatif serius, maksudnya aku jarang hanya menulis sepatah atau dua patah kata, sekedar comment apalagi curhat. Menulis bagiku adalah cara mengungkapkan pikiran atau ide. Harapannya adalah bahwa orang lain tahu bahwa aku ada. :D

Baca lebih lanjut

workshop Midas di UPH – Maret 2014

Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Pelita Harapan bekerja sama dengan PT. Partono Fondas Engineering Consultant – MIDAS IT Division selaku distributor program MIDAS di Indonesia akan menyelenggarakan workshop bagi mahasiswa dan praktisi.

Informasi lengkap sebagaimana tertulis pada poster berikut :

seminar-MIDAS-di-UPHSemoga informasi ini dapat digunakan dengan baik. Salam dari Kampus UPH, Lippo Karawaci.

Capacity Ratio lebih dari 1, boleh pak ?

Tidak setiap orang memahami, apa makna dari judul artikel ini. Maklum, istilah yang saya pakai tersebut hanya familiar bagi structural engineer yang biasa bekerja dengan program SAP2000, khususnya jika telah memakainya pada tahapan post-processing : desain penampang beton bertulang atau profil baja dari elemen struktur yang dianalisis.

Baca lebih lanjut

insinyur belajar seperti arsitek

Kita akan menjadi seperti apa yang kita pikirkan. Percaya atau tidak, tetapi itulah sebenarnya yang akan terjadi. Oleh karena saya mengamini hal tersebut, tentunya akan senang terhadap anak-anak muda yang mulai memikirkan atau tepatnya membayangkan apa jadinya dia nanti. Kalau sesuatu itu sudah mulai dapat dibayangkan, dan kemudian dipikirkan secara serius bagaimana caranya, maka itu akan menjadi magnet untuk pikiran-pikiran lain yang mendukung. Akibatnya apa yang dahulu hanya dapat dibayangkan saja maka lama-lama mulai menjadi nyata. Maklum, biasanya jika pikiran-pikiran tersebut dapat diungkapkan maka akibat akan banyaknya petunjuk yang berdatangan.

Salah satu pikiran yang diungkapkan adalah seperti komentar sdr Andi sbb:

Andi <on 2014/01/20 at 20:41>
Pak Wir, saya mau bertanya. Bisakah seorang insinyur sipil mendesain sendiri tampak luar sebuah bangunan – atau yang biasa disebut segi arsitektural – tanpa bantuan arsitek, selain tentunya mendesain dan menghitung komponen-komponen strukturalnya? Saya mahasiswa teknik sipil yang sebentar lagi lulus (semoga). Saya senang belajar struktur Pak, dan saya menyadari bahwa ilmu struktur adalah dasar dari berbagai ilmu/subjek yang dipelajari di bidang teknik sipil. Namun saya juga senang dengan keindahan/estetika suatu bangunan. Jika saya kelak menjadi insinyur sipil, saya ingin mendesain sendiri bentuk luar bangunan sekaligus mendesain sistem strukturnya. Apakah bisa seperti itu, Pak Wir? Terima kasih atas jawaban dan penjelasan Bapak.

Baca lebih lanjut

rencana #1 : cetak ulang buku

Mengawali tahun yang baru maka akan seperti biasa : banyak harapan yang disampaikan. Mungkin juga karena tahu aku seorang dosen yang juga sekaligus penulis buku maka ada saja yang bertanya seperti ini : “Tahun ini buku yang akan terbit, apa pak Wir ?

Suatu pertanyaan yang tentunya mengandung harapan. Adanya pertanyaan seperti itu tentunya membuat hati menjadi senang. Bagaimana tidak, jika kebanyakan dosen lain menulis sekedar untuk meraih kum, maka apa yang kulakukan itu selain untuk itu, juga sekalgus mendapatkan, yah . . . semacam pengakuan begitu gitu lho. Itu berarti ide dan pikiran-pikiran yang kutulis ada yang memperhatikan (ditunggu-tunggu). ** geer mode on**

Baca lebih lanjut

kenangan 2013 dan harapan 2014

Tidak terasa tahun 2014 sudah datang, kepada pembaca diucapkan Happy New Year. Semoga menjadi tahun yang membawa berkah, dan kita selalu mendapat bimbingan serta perlindungan dari Tuhan Allah yang Maha Esa. Amin.

O ya, jangan lupa pula mendoakan semoga dalam penyelenggaraan pesta demokrasi di bulan April nanti, negeri ini tetap dalam kondisi damai, aman dan sejahtera. Maklum, orang-orang awam di bidang politik seperti saya ini, ketika ada pesta seperti itu tentunya tidak ada keuntungan langsung yang diperoleh. Adanya sekedar harapan, tetapi apakah itu akan terwujud atau tidak, Wallahu a’lam. ** pesimis mode on melihat sepak terjang politikus kita saat ini (kecuali bapak Jokowi tentunya)**

Baca lebih lanjut