Konferensi Internasional di UPH


   Jurusan Teknik Sipil dan Program Magister Teknik Sipil, Universitas Pelita Harapan (UPH), dengan dukungan Institute for Light Weight Structure and Conceptual Design, Universitas Stuttgart, Jerman, merencanakan untuk menyelenggarakan Konferensi International pada bulan September 2007 di kampus UPH Lippo-Karawaci, Tangerang.  Dalam kesempatan tersebut akan diundang untuk datang ke Indonesia, dua profesor dari Jerman sebagai key-note speaker. Untuk memeriahkan acara ilmiah tersebut, diadakan pula CALL for PAPER. Tema dari konferensi tersebut adalah bidang rekayasa teknik sipil secara luas

Bagi rekan-rekan yang berminat dalam acara tersebut, baik sebagai peserta maupun pembawa makalah dapat melihat secara detail di 

http://eacef.wordpress.com

supported by

About these ads

4 gagasan untuk “Konferensi Internasional di UPH

  1. pak wir.. bisa ga kita melakukan analisis push over dan time history di sap 2000… tapi bangunan yang kita analisis menggunakan Sistem Rangka Pemikul Momen Menengah (SRPMM).. ?? mohon bantuannya pak..

    • sdr Takwin,
      ketika anda melakukan analisis push over maupun time history maka sebenarnya pada program SAP2000 tidak mengkaitkan sama sekali dengan istilah SRPMM atau yang lainnya. Kalau mau lebih spesifik lagi, ke dua tahapan itu masuk dalam bagian analisis.

      Analisis push-over jika pada bagian-bagian tertentu pada elemen batang disisipkan model yang bisa berperilaku non-linier (membentuk sendi plastis) , analisisnya sendiri sebenarnya statik tapi bertahap. Adapun time history, masuk dalam katagori analisa dinamik, bisa elastik dan untuk versi sap yang baru bisa inelastis. Kalau yang dipakai elastis maka jelas nggak ada kaitannya sama sekali dengan SRPMM.

      Nah kalau memasukkan perilaku inelastik mungkin saja bisa dikaitkan dengan persyaratan SRPMM.

      Saya bilang mungkin, karena yang di atas tadi kategorinya analisis. Adapun SRPMM lebih dikaitkan dengan desain, yang memastikan bahwa rancangan yang dihasilkan mampu menghasilkan kondisi deformasi tertentu.

      Nah masalahnya adalah kondisi inelastis yang dipakai di tahap analisis tadi apakah bisa berkorelasi dengan ketentuan dalam SRPMM itu. Namanya saja menengah, maka ada keterbatasan. SRPMM itu khan memang dipilih jika dijumpai suatu struktur yang memang tidak didesain untuk berperilaku inelastis. Misalnya, beban gravitas lebih dominan dibanding gempa. Jika demikian, yaitu tidak disyaratkan berperilaku inelastis, maka pertanyaannya mengapa harus dianalisis dengan push-over. Khan nggak konsisten.

      Jadi pada dasarnya anda harus tahu, apa maksud dilakukan push-over, yaitu ingin mengetahui distribusi inelastis struktur tersebut bukan.

      Saya kira gitu dulu ya.

  2. salam pak Wiryanto, sya Zulmi mahasiswa Civil Universitas Mataram NTB. meyambung pertanyaan dari saudara Ahsani yg permasalahannya kira-kira sama, skrang sya lgi nyusun skripsi tentang ‘Evaluasi kinerja SRPMM & SRPMK terhadap beban gempa dengan Time history’ dengan sap 2000. kira2 saya akan melakukan tahapan seperti ini. 1. pemodelan 2. pembebanan gravitasi dan gempa (statik ekivalen) 3. analisis dan desain tulangan struktur 4. evaluasi kinerja struktur dengan time history 5. tabulasi data kinerja berupa smpangan antar tingkat/ drift ratio sesuai SNI 1726-2002 dan FEMA 365.
    yang ingin saya tanyakan pak bagaimana mendefinisikan hasil detail tulangan yang telah didesain setelah saya melewati tahapan 3 kedalam program sap 2000 yang sesuai dengan jenis struktur yang ingin saya evaluasi, terus untuk evaluasi kinerja itu sendiri apakah harus pake program untuk mengetahui tingkat kinerja maksud saya ada ga cara manualnya? mohon bantuannya pak….terima kasih :)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s