foto kegagalan konstruksi di Dubai


Mas Wir,
Berikut saya kirimkan foto-foto kegagalan konstruksi di Dubai..
Bisa menjadi lesson learned buat kita para engineer.
Salam
Badar

Kiriman dari mas Badar ini semoga berguna. Minimal dapat mengingatkan bahwa bidang pekerjaan yang kita geluti ini memang ada resikonya, jadi nggak bisa dibuat main-main.

Bisa juga dilakukan persiapan yang matang, tapi ya namanya faktor-x . Hanya Tuhan yang tahu.

Jadi mohon dimaklumi jika pada blog ini, pada satu sisi saya ngotot pada bidang keilmuan yang saya geluti, tetapi di sisi lain dijumpai juga renungan-renungan rohani yang mungkin kelihatan tidak konsisten atau berbeda 180 derajat dengan bidang ilmu tadi. Bagaimanapun kita ini manusia yang mempunyai kelemahan, sehingga pepatah berikut tetap berlaku, meskipun pengalamannya hebat, gelarnya berjibun tetapi tetap juga bahwa

Manusia berusaha, Tuhan-lah jua yang menentukannya.

Foto 1: Dinding penahan melingkar kedap air untuk galian basement (?).

Perhatikan di bawah di dekat excavator terlihat adanya kebocoran air. Tidak terlihat manusia di bawah sana. Apakah sudah ada pemberitahuan pada saat foto ini dibuat, bahwa akan ada sesuatu yang berbahaya. Bila ya, maka yang menyatakan ‘bahaya’ tersebut adalah hebat. Orang waskitha.

Foto 2: Detail bagian yang bocor, tidak jelas kenapa bisa bocor.

Tidak adanya orang di bawah sana, apakah dapat menjadi indikasi bahwa kebocoran ini adalah tanda akan adanya bahaya, sehingga para pekerjanya harus menyingkir terlebih dahulu. Bila ya. Luar biasa itu. Mungkin ada teman-teman yang bisa memberi penjelasan mengapa “ini merupakana tanda dari bahaya “. Tidak ada keterangan, apakah bagian yang bocor ini adalah bagian dinding yang ambrol.

Foto 3: Inilah bahaya yang dimaksud.

Saya tidak yakin bahwa orang-orang disana, yang mengambil foto ini telah menduga bahwa kejadian bahaya ini akan terjadi. Ini mungkin hanya kebetulan saja ya. Tetapi jika ternyata betul, tidak ada korban jiwa karena sudah pada menyingkir, maka saya akan mengakui bahwa yang memberi perintah tersebut adalah luar biasa. Punya feeling yang hebat serta keberanian mengambil keputusan. Dia punya yang namanya jiwa kepemimpinan (leadership). :D

Catatan : pantes, di UPH pada waktu perkuliahan bersama diberikan juga perkuliahan Leadership. Mungkin yang dimaksud agar seperti itu, ya.

Foto 4: Wah kalau sudah melihat begini, baru tahu kalau tadi adalah tanda.

Kalau pada saat ini, setelah kejadian berlalu, lalu ada orang yang ngomong mengenai  bla-bla-bla. Itu biasa, bukan sesuatu yang menarik. Tetapi kalau ada yang bicara ‘bahaya’ pada saat Foto 1 atau Foto 2 dibuat (kejadian belum berlangsung) itu yang baru luar biasa. Itu hebat tenan !.

Ada jatuh korban nggak sih ?. Menurut saya, ini foto yang luar biasa lho. Bagaimana bisa, kebetulan dapat diambil foto-foto yang dapat bercerita secara kronologis, tahap-tahap sebelum kejadian bahaya, pada saat bahaya terjadi dan sesudahnya.

About these ads

36 thoughts on “foto kegagalan konstruksi di Dubai

    • dari foto pertama sudah dapat diprediksi nampak jelas kegagalan struktur, hal ini ditandai dengan pemasangan pipa pipa penyangga untuk mempertahankan dinding dari kolaps, rupanya ini tidak berhasil.

  1. Pa Badar,
    Ini proyek Kolam Renang ya?
    Kok yang berenang bukan orang tapi alat berat (Boom Crane) ?
    Sorry Pa, Intermezzo..

    Kalau dilihat dari foto, struktur dinding penahannya bergeser (sliding) dan menyebabkan kebocoran awal, namun tidak runtuh tiba-tiba, karena eh.. karena struktur itu hanya mengandalkan satu capping beam yang terdapat dibagian atas untuk mempertahankan keberadaannya. Tapi ya runtuh juga pada akhirnya.. :(

    Syukurlah Fotografernya selamat :)

  2. Sudah mas Arul, tetapi hanya didasarkan interprestasi pribadi lho.

    Moga-moga dapat menjadi gambaran bahwa itu foto-foto luar biasa tentang kegagalan bangunan. Pada umumnya orang hanya akan mendapat gambaran foto-foto setelah kejadian berlangsung. Jarang sekali yang bisa memberi kronologi gambar seperti di atas tersebut.

    Sekali lagi, terima kasih ya kepada sdr. Badarudin atas sumbangannya yang menarik tersebut.

  3. kerennn boz…benar-benar matang…hebat betulll
    bandingkan dengan Indonesia Jackk…

    bikin konstruksi bangunan di Jakarta..

    eh mo kecelakaan aja gak ada pemberitahuan…nyawa melayang tuh dah berapa…

    atasannya yang goblok banget apa…pekerjanya yang kurang pengalaman seh ? Seperti kasus mobil sedan jatuh itu, ato kasus crane…yang ambrukk..

    benar-benar luar biasa foto di Dubai…itu.. kecerdasannya sangat bermanfaat. menolong manusia dalam membangun sesuatu tapi juga menolong ketika resiko mau berbicara…hebattt jackkk saluttt…!!!

  4. saya hanya bisa bertepuk tangan. memang bencana kalau sudah begitu, proyek bisa molor. saya hanya bertanya-tanya: berapa uang yang harus digelontorkan untuk memperbaiki kegagalan tersebut. untung tidak ada nyawa melayang.

    benar-benar stres kalau saya harus jadi orang proyek di kejadian itu…

    mek ndomblong karo udut-udut…

  5. fotonya keren nih, itu bocor beneran apa disengaja?
    kalo dilihat daerah sekitarnya sih kayaknya disengaja, nggak ada orang disekitar, trus air sebanyak itu (bening dan biru lagi), ada ditengah kota, aneh aja. nggak tau ah…

  6. menurut saya, dubai memang berpengalaman dalam membangun suatu bangunan dalam batasan antara daratan yang terbatas dan lautan yang luas, sebagai contoh hotel dubai yang kokoh berdiri dikelilingi air, jadi hal tersebut hanya hal yang biasa. apa mungkin sengaja agar air itu masuk kearea tersebut ????, termasuk dari rencana pembangunan.

  7. Menarik gambarnya pak wir.

    Pertama juga muncul pertanyaan sih, itu di sengaja atau kecelakaan.. tapi klo di sengaja masak crane nya ditinggal di dalem?

    ato itu bencana yang uda di prediksi, jadi ga sempet di selametin crane nya?

    ato emang sengaja tapi biaya naikin crane uda mahal, mengingat galian uda dalem? jadi mendingan crane nya di korbanin aja? klo yang ini kemungkinannya kecil sih.

    ada kemungkinan lain?

  8. Biasanya bila hasil survey oleh tim surveyor menunjukan pergerakan posisi dinding penahan yang semakin meningkat dari waktu ke waktu tanpa henti “ini merupakan tanda dari bahaya “, oleh sebab itu memang harus cepat diambil keputusan dalam rapat para pelaku proyek untuk mengambil langkah selanjutnya (Aktifitas proyek langsung dihentikan).

    Saya heran kok perencanaan strutting dinding penahan tidak ada pada lokasi yang bocor yah?? (lihat Gambar 1)
    Tapi malah melintang ditempat lain? artinya dinding penahan tanah tersebut membusur panjang tanpa adanya strutting yang cukup.

    Gambar diatas merupakan pengalaman yang sangat mahal harganya buat kita para structure engineers..

    Syallom..

  9. hmm, menjadi engineers di proyek bukan hal yang mudah kawan.Jadi kalau ada kegagalan, mbok ya jangan dicela-cela, tapi lebih baik kita pelajari kegagalan 2 itu agar tidak berulang lagi.

    Ingat keputusan engineers di lapangan selalu dibuat dengan waktu yang sangat singkat karena dikejar dead line. Membuka sap90 untuk ngitung2 lagi,mikir2 lagi adalah suatu yang mewah banget dilapangan. Intuisi ke engineeringan yang berperan. Apalagi keterbatasan tools dilapangan dan budget yang mepet,semuanya adalah highly pressure bagi rekan-rekan engineers yang ada di construction.

  10. **mbok ya jangan dicela-cela**
    Rasanya tidak ada sedikitpun postingan saya di atas yang bermaksud mencela kejadian tersebut.

    **Membuka sap90 untuk ngitung2 lagi,mikir2 lagi adalah suatu yang mewah banget dilapangan.**
    Ya memang, tidak pada tempatnya memakai sap90 di lapangan, itu seharusnya terjadi tahapan perencanaan.

    Kejadian itu hanya terjadi jika tahap perencanaannya tidak “matang”.

    Tahap perencanaan dan pelaksanaan adalah tahapan-tahapan yang saling melengkapi, keduanyalah yang menentukan keberhasilan suatu proyek. Tentunya ada juga proses pengawasan untuk memastikan apakah pelaksanaan sesuai rencana.

    Keduanya tidak perlu diperbandingkan. Hanya orang yang wawasannya sempit yang menyatakan bahwa satu lebih dominan dari yang lain.

    Di Blog ini tidak ada maksud menyatakan bahwa satu lebih baik dari yang lain , hanya saja karena saya lebih banyak hidup di sisi perencanaan maka wajarlah kalau ceritanya lebih banyak di sisi tersebut.

  11. Mari simak apa yang tertulis dalam terjemahan dari Peraturan tertulis bangsa Mesopotamia (Irak), Tahun 1795-1750 BC (Sebelum Masehi).

    CODE HAMMURABI

    ……
    228. If a builder build a house for some one and complete it, he shall give him a fee of two shekels in money for each sar of surface.

    229: If a builder build a house for some one, and does not construct it properly, and the house wich he built fall in and kill its owner, then that builder shall be put to death.

    230. If it kill the son of the owner, the son of that builder shall be put to death.

    231.If it kill a slave of teh owner, then he shall pay slave for slave to the owner of the house.

    232. If it ruin goods, he shall make compensation for all that has been ruined, and in as much as he did not construct properly this house wich he built and it feel, he shall re-erect the house from his own means.

    233. If a builder build a house for some one, even though he has not yet completed it:if then the walls seem toppling, the builder must make the walls solid from his own means.
    ……

    Regards,

    KING OF BABYLONIA

    nb : Untuk teks tertulisnya dapat di download :
    http://www.4shared.com/dir/2541514/8ece5c0f/sharing.html

  12. salam kenal
    menarik sekali pak Wir…

    saya salut sekali dg intuisi dari engineers yang ada di proyek tersebut…
    keputusan mengosongkan bener2 tepat dan berani (tapi gak tahu juga kalo memang pas jam istirahat, maem-maem gitu).
    Tapi memang pelajaran besar yang saya tangkap dari kejadian seperti ini antara lain :
    1. setiap pekerjaan harus memperhatikan resiko
    2. keselamatan kerja menjadi hal utama (ingat filosofi gunung es)
    3. tanda – tanda kecil dalam ketidakberesan konstruksi perlu diperhatikan (ingat juga pada national geographic channel kemarin, ttg runtuhnya bangunan pertokoan, padahal tanda2 kecil seperti retakan dan lantai miring sudah ada).
    4. manusia hanya bisa berusaha, Tuhan yang menentukan.
    oleh karena itu jalani semua hal dalam koridor dan rambu-rambu-Nya.

    salam

  13. O ya, pak wir.
    Bagaimana membentuk Engineering Intuition/ kewaskithaan engineering…

    Wir’s comment : Siapa yang bisa kasih jawaban ?

    Mestinya orang praktisi (lapangan) dengan level kompetensi akademik setingkat profesor, juga harus sudah banyak makan asam garam kehidupan di dunia konstruksi. Siapa yang merasa ?

  14. aSSalamualaikum…saya dari politeknik UI
    dokumentasi tersebut seharusnya diabadikan dalam sejarah…
    kenapa posisi dinding penahan tersebut tidak memprhitungkan arah aliran air???!!!
    dari segi material (mutu beton) berapa yang dipakai???
    itulah pertanyaan yang muncul setelah melihat foto-foto tersebut…..wass

    Wir’s respond :

    seharusnya diabadikan dalam sejarah

    Lho bukannya sudah diabadikan di blog ini, yang juga dapat mencatatkan diri sebagai sejarah itu sendiri. :D

  15. dalam dunia safety “kecelakaan” dapat dicegah,dihindari dan ditanggulangi. Kalaupun ada yang bertanya kok bisa terjadi ? Ya semua harus instropeksi dari desain sampai pelaksanaannya. Inilah harga yang harus dibayar dari kelalaian dan kecerobohan. Meskipun feeling hebat pada saat itu semoga felling demikian akan ada di setiap tahapan pelaksanaan konstruksi sehingga hal demikian tidak terjadi/terulang.

  16. hebat, tapi lebih hebat lagi di samarinda lho.Disini pekerja-pekerja proyeknya tanpa menggunakan peralatan safety untuk pekerjaan gedung bertingkat,tapi ini dilaksanakan oleh pemborong lokal lho.Maklum kalimantan,orangnya sakti-sakti.

  17. saya heran Kenapa itu bisa terjadi??? padahal dlam suatu pelaksanaan proyekkan terlebih dahulu direncanakan segala sesuatunya!!! apakah hal tersebut terjadi karena spesifikasi bahan yg kurang? apa karena kerja yang kurang teliti?
    saya salut sama orang yang merintah mengosongkan are tersebut!!! berarti dia bisa mempredisikan bahaya yang akan terjadi!!!
    Sayangnya…. proyek yang sedang berjalan itu bisa mengakibatkan biaya kerugian yang tinggi.

    trims

  18. Saya sangat tercengang dengan kegagalan struktur yang diperlihatakan dalam foto2 diatas. Kenapa hal tersebut bisa terjadi? Apa teknologi yang digunakan kurang canggih. Atau dalam perhitungan ada data lapangan yang kurang. Atau kesalahan dalam metode pelaksanaannya.

  19. gambar2 diatas patut dijadikan pelajaran bagi kita, pa lagi saya yg masih berstatus mahasiswa.

    mngkn yg saya pertanyakan adalah di foto kedua diatas sudah terdapat alat pompa air, para engineer kyknya apa emng udh tau kebocoran itu sudah terjadi dlm waktu relatiflama,..atau bahkn udh dlm masa penggalian awal..

  20. biar terlambat bolehkan sy kasih komentar ..!
    Dilahat dari gambar pertama diding bendungan air sudah pada bocor, tentu pada saat pembuatannya pintu air belum dibuka praktis pembebenan pada dinding masih kecil, begitu air menekan dinding terjadi perembesan yang membuat dinding terlihat bocor…antisipasi dilakukan dengan menyingkirkan pekerja… tentu sudah pada tau sifat air tidak sama dengan tanah… perembesan pada dinding yang sudah tidak kedap air, pergerakan dan tekanan air akan merusak struktur secara cepat…!

  21. Banyak faktor yang terlibat pastinya, harus diurut kejadiannya. Tapi tersangka pertamanya pasti yang kena adalah KONTRAKTOR ………………!

  22. Yang mengambil picts tersebut salah seorang engineer india kalo nggak salah sewaktu kejadian sedang mengambil pict progress lapangan untuk laporan. Sebenarnya ada sekuel foto lain yang memperlihatkan tahapan rembesan sebelum kejadian fatal hingga air dari sungai sebelahnya tumpah masuk.

    Sehingga pekerja yang berada disitu bisa diselamatkan. Jadi bukan karena engineernya waskita atau “weruh sak durunge winarah”.

    Demikian tambahan keterangan.

  23. Mungkin mereka tidak memperhitungkan bahwa tekanan hidrostatik
    P: rho*g*h maka tekanan didasar air pasti lebih besar dari pada di permukaan. Dan tekanan ini bertambah seiring bertambahnya kedalaman air tersebut.

  24. bahaya tersebeut belum seberapa….. coba ingat2 beberapa tahun lalu saat pesawat ulang alik meledak setelah 15 detik meluncur… yang ditonton jutaan manusia di dunia dan ditayangkan secara live… mereka yang merecanakan para profesor2 pilihan… botak2 lagi… jangan takut akan kegagalan.. kita gagal hanya ditonton segeitir orang saja….

  25. duh gmna pipronya tuh pasti tenggelam dgn ribuan complain,,,,,,,,,,,,hmmmm memang kta mesti bnyak blajar diatas langit masih ada langit

  26. dari foto pertama sudah dapat diprediksi nampak jelas kegagalan struktur, hal ini ditandai dengan pemasangan pipa pipa penyangga untuk mempertahankan dinding dari kolaps, rupanya ini tidak berhasil.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s