Elastomer, jenis tumpuan apa itu ?


Oh ya pak, ini tentang jembatan dengan tumpuan elastomer. Sebenarnya prinsip kerja elastomer itu seperti apa ? Pakai elastomer apa karena sistem sendi-sendi, sendi-rol tidak cocok untuk jembatan ?

Tidak cocok, siapa bilang ?

Emangnya kalau sudah pakai tumpuan elastomer berarti bukan sistem sendi-rol lagi gitu ?

Ya pertanyaan-pertanyaan seperti ini banyak saya ketemui. Moga-moga yang bertanya masih mahasiswa, wajarlah. Tapi juga pernah dijumpai seorang dosen (senior karena udah tua) yang kebetulan jadi juri perlombaan yang mempertanyakan, kenapa pakai elastomer, itu khan bukan sendi atau rol gitu. Pokoknya kalau yang disebut sendi atau rol itu pasti ada bulet-buletnya. 

tumpuan sendi tradisionil

tumpuan sendi (tradisionil)

Pokoknya kalau nggak seperti gambar di atas maka bukan sendi. He, he, he, apa seperti itu pendapatnya ? Ya pak, itu khan seperti dibuku-buku analisa struktur !! (Ngotot) :(

Saya sendiri sebenarnya mau tertawa aja, tapi karena si juri menyatakan itu di depan orang banyak, dan ngomongnya serius kayak ahli betul (?) , ya sudah. Aku cuma bisa berkata dalam hati, o begitu ya kualitas pengajarnya (??!). Title-nya sih ok, tapi belum level engineer gitu.

Kembali kemasalah.

Untuk memahami apakah sendi-sendi, atau sendi-rol atau jepit-jepit atau lainnya maka yang perlu diperhatikan oleh engineer (bukan level tukang lho) pada tumpuan struktur adalah kemampuannya untuk berdeformasi.

Jadi, jika tumpuan struktur tersebut (bentuknya boleh apa saja) pada saat dibebani tidak mengalami translasi tapi hanya berotasi saja maka dalam pemodelan struktur dapat dianggap sebagai sendi, jika hanya ditahan terhadap translasi vertikal yang lain bebas maka dapat dianggap rol.

Jika bisa berdeformasi terbatas pada suatu nilai tertentu (baik translasi atau rotasi) maka bisa disebut tumpuan elastis. Sederhana, pemahaman seperti ini sangat membantu misalnya dalam membuat pemodelan struktur agar dapat dianalisis dengan baik memakai SAP2000.

Kembali ke elastomer.

Untuk elastomer karena bisa berotasi (ditentukan oleh ketebalan) dan juga bisa bertranlasi horizontal (terbatas yang juga ditentukan oleh ketebalan) maka fungsinya untuk pembebanan vertikal pada suatu girder jembatan bisa seperti tumpuan sendi-rol, meskipun jika ada gaya lateral yang besar (misal gempa) perlu dipasang elastomer lain pada posisi melintang (tegak lurus elastomer yang pertama). Lihat gambar di bawah untuk contoh elastomer untuk tumpuan sendi jembatan kali Krasak, Jawa Tengah.

Catatan : He, he, he waktu ambil foto ini, pada dilihat orang. Mungkin pada bingung, seperti itu aja koq difoto. Ini aku foto sewaktu pulang kampung lebaran beberapa tahun lalu. Ternyata punya hobby moto-moto kayak gini berguna juga. Kayaknya kalau suatu saat, hobby-ku moto-moto jembatan yang ada di Indonesia dan pada setiap jembatan bisa diceritakan kenapa bentuk itu yang dipilih dan dijadiin buku pembelajaran untuk teknik sipil. Apa ada yang beli juga ya ?

sendi dengan elastomer

sendi dengan elastomer

sendi dng elastomer

ini juga sama-sama di kali Krasak, Jawa Tengah

Ini ada juga lho foto jembatan tipe Transfield dari Australia yang banyak dijumpai di Indonesia ingin tahu juga khan. Ini saya ambil saat itu ketika mau masuk Yogya tempo hari (mudik dari arah Jakarta dari jalur selatan). 

ini di kali Progo

Kecuali foto-foto aktual kalau jembatan Transfield aku punya gambar-gambar detailnya. Jadi gambar di atas kira-kira detailnya seperti ini lho.

bagian-bagian jembatan type Transfield sekitar tumpuan

detail 3D tumpuan sendi

Bingung nggak ? Itu yang disebut gambar 3D, nggak gampang lho bikin gambar tersebut oleh orang teknik sipil. Tipe gambar seperti itu biasanya kepakai oleh orang mesin. Ya baru sekali itu aja sih ada gambar teknik sipil yang dibikin 3D. Cukup jelas khan bagi awam. Sekarang gambar di atas dalam 2D sebagai berikut. Coba gampang mana menginterprestasikannya.

tumpuan jembatan Transfield gambar 2D

Tampak samping dan depan tumpuan sendi pada jembatan baja Trasfield

tampak depannya

Pak Wir, tapi bagaimana contoh perhitungannya ? 

Wah, wah masih ingin tahu nih. Tetapi artikel orang lain ya, kalau begitu baca saja di halaman ini OK !

About these ads

53 thoughts on “Elastomer, jenis tumpuan apa itu ?

  1. Materi seperti ini sangat baik jika diberikan pada mahasiswa S1 yang baru belajar analisis struktur atau statika. Bahwa yang namanya sendi, rol, jepit, spring itu hanyalah pemodelan.

    Saya waktu pertama belajar dulu sempat bingung, yang namanya rol atau sendi itu aktualnya “makhluk”-nya bagaimana sih? dan sayangnya memang kadang2 tidak semua dosen merasa perlu untuk mengilustrasikan kepada mahasiswa bentuk nyata dari pemodelan itu..
    (jadi P Wir ini memang tipe dosen yang cara mengajarnya te o pe.. hehehe..).

    oh iya, kalo saya mendesain jembatan lebih suka mengasumsikan elastomer sebagai rol, sehingga terhadap beban lateral tinggal dipasang pin (untuk jembatan beton) atau stopper pada pier (untuk jembatan baja). Sehingga kekuatan pin atau stopper didesain untuk menahan seluruh gaya horisontal yang terjadi.

    Jika jembatannya 2 tumpuan, maka tinggal di tumpuan yang satu dipasang pin movable arah longitudinal (kalo arah transversal memang harus dikunci, kalo gak bisa bahaya..) dan pada tumpuan satu lagi dipasang pin yang fixed. Maka jadilah pemodelan sendi-rol tadi..

    Kalo jembatan udah bentang panjang atau movement horisontalnya terlalu besar, baru terpaksa digunakan pot bearing yang harganya aje gilee (kalo elastomer untuk I girder 40 m masih dapat seharga ratusan ribu lho..)..

    kalo dosen yang P Wir ceritakan di atas diperlihatkan gambar pin mungkin dia bisa protes lagi : ini kan bukan tumpuan, masa’ batang gini dibilang tumpuan! hehehe…

    warm regards
    -Rp-

    NB : oh iya, P wir. kalo membahas elastomer pada jembatan kurang afdol kalo tanpa membahas rekannya : expansion joint..

  2. Mau nambah dikit Pak Wir,

    Kebetulan saat ini saya sedang bekerja di satu perusahaan pure lokal yang menjadi salah satu produsen terbesar jembatan baja di lingkup nasional. Apa yang disampaikan Pak Wir sudah lengkap.

    Walaupun sifat elastomer ‘utama’ ini tidak mutlak berperilaku sebagai ‘sendi’ atau ‘roll’ murni, tapi dalam aktual fisik di lapangan, jembatan yang menggunakan tipe tumpuan seperti ini berperilaku layaknya bertumpuan sendi-roll murni dalam pemodelan (komputer). Memang ada banyak ‘tambahan’ komponen selain tumpuan utama untuk mencapai keadaan tersebut dan perilakunya menyerupai mekanika sendi-roll.

    Set lengkap tumpuan elastomeric untuk jembatan antara lain sbb :

    1. Elastomeric bearing utama (menahan displacement vertikal; sedikit displacement horisontal dan kemampuan rotasi-sesuai desain)

    2. Lateral stopper (menahan displacement horisontal berlebih & mengunci posisi lateral jembatan)

    3. Seismic buffer (menahan displacement horisontal berlebih arah memanjang jembatan)

    4. Anchor bolt (menahan uplift yang mungkin terjadi pada salah satu tumpuan pada saat gempa)

    Bahan elastomeric bearing sendiri terbuat dari karet yang biasanya sudah dicampur dengan neoprene (aditif yang memperbaiki sifat karet alam murni) dan didalamnya diselipkan berlapis2 pelat baja dengan ketebalan dan jarak tertentu untuk memperkuat sifat tegarnya.

    Biasanya tumpuan karet tersebut dipasang setelah pengecoran slab beton untuk lantai selesai (setelah beton kering), guna menghindari translasi dan rotasi awal yang timbul akibat deformasi struktur jembatan oleh beban mati tambahan.

    Karena sifat karet yang lebih rentan terhadap panas dan fluktuasi cuaca, biasanya dalam kurun waktu tertentu tumpuan2 ini dicek oleh pemilik dan bila perlu di replace dengan unit yang baru.

    Untuk jembatan baja dengan bentang lebih dari 60 meter biasanya tipe ini sudah jarang digunakan karena keterbatasannya

    Demikian semoga bisa menambah wawasan rekan2.

    O ya pak Wir, mungkin bulan depan saya ketemu dgn salah satu murid bapak di Connell Wagner, karena saya akan bergabung di perusahaan konsultan tsb sebagai engineer jembatan.

    Tuhan memberkati.

    Wir’s respond :
    Trims atas info tambahan yang melengkapi uraian di atas.

    Teman-teman pembaca blog ini tentu akan sangat senang jika mas Wikan, yang memang berkecipung pada pembuatan jembatan, dapat menyumbang info-info penting tentang konstruksi jembatan, mungkin berupa foto-foto pelaksanaan atau fabrikasi. Sehingga dapat memberi gambaran yang seutuhnya gimana sih jembatan itu.

    Atas kepindahannya ke CW diucapkan Selamat ! Sukses selalu untuk anda ! . Selain itu, diharapkan untuk tetap rutin membaca blog ini.

    Komentar-komentar atau tanggapan dari anda-anda ini semua yang membuat blog ini dapat berguna yaitu sharing ke sesama insinyur dan akhirnya kemajuan juga bagi Indonesia. Merdeka !

  3. Pak wir yang baik, terima kasih sekali dengan jawaban pak Wir yang super komplit tentang elastomer.

    Bapak udah jadi kayak dosen pembimbing saya aja nih.

    oh ya pak, saya punya judul tentang sistem pre stress pada struktur pelengkung (analisis-studi kasus). kira-kira buku referensinya apa ya pak? khususnya tentang struktur pelengkung yang berhubungan dengan pre stress. saya kesusahan nih pak dengan rujukannya.

  4. Wah Pak Wir, masih ingat kasus KJBI ya, ha ha ha.

    Oh ya Pak, saya ambil foto2nya ya, buat ngejelasin ke yunior2 sendi atau rol itu bentuk aslinya seperti apa. Maklum di Surabaya sudah jarang jembatan yang tumpuannya masih sendi-rol murni seperti itu.

    Oh ya Pak, detail jembatan transfieldnya apakah bisa diupload, buat nambah koleksi.

    Thanks, GBU

  5. Pak Guru,
    Kaget juga saya melihat struktur rangka baja dengan bearing elastomeric. Maklum saya ngerumputnya di kereta api. Kalau jembatan beton semua sudah pakai elastomeric (walah sampai keseleo ngucapnya).

    Terima kasih, saya dapat ide untuk desain jembatan kereta api di Purwokerto.

    Irwan Joe

  6. salam kenal pak Wir,

    saya baru tau blog sebagus ini gara2 beli buku SAP 2000 karangan pak Wir.

    Ngomongin masalah bearing pad / bearing elastomer, saya jadi inget pertanyaan saya ke dosen, dulu saya tanya mana yang roll & mana yang sendi, khan bentuknya sama pak ?

    jawaban dosen saya cukup begini pak Wir, kalo satu sisi dia berperilaku sebagai roll, otomatis sisi lainnya akan berperilaku sebagai sendi. Begitu juga sebaliknya.

    Bener ga sih pak wir? maklum pak wir, dulu waktu kuliah saya ga tau bearing elastomer itu apa? taunya bentuknya kotak & hitam, itu saja.
    dalamnya isi apa juga tidak tau, apalagi cara ngitungnya.

    Sekarang saya kerja di kontraktor pak wir, udah jarang ngitung teknik, maklum pak Wir kalo sudah dilapangan yang berperan penting shop drawing & management.

    saya tertarik ngitung lagi gara2 bukunya pak Wir yang saya beli di Gramedia. padahal rencananya buku tersebut cuman ta buat koleksi aja lho pak Wir, eh ga taunya jatuh cinta dengan gaya bapak memaparkan pengetahuan SAP di buku tersebut.

    Beruntunglah mahasiswa UPH punya dosen sekaliber bapak.

    Oh ya..ngomongin bearing pad, saya sekarang biasa memakai produk RALICO, dulu sih pakai produk NGAGEL, karena selisih harganya cukup signifikan, ya pilih RALICO yang lebih murah. soal mutu, hampir sama lah, dukungan teknis juga ada. Tapi ada yang aneh pak Wir, merk beda tapi brosur produk mereka sama persis, contoh perhitungannya sama persis, tabel2nya juga sama persis, sket gambarnya juga sama. seperti copy-paste aja.

    Saya gak tau, apakah RALICO menjiplak kepunyaan NGAGEL atau sebaliknya. (sebagai informasi, mereka beda pemilik).

  7. Halo P irwan Joe..
    ini P joe temannya P Hidayat yang bareng saya survey jembatan KA di purwokerto tempo hari bukan?
    masih inget saya gak? yang bagian struktur bantuin P Awal Surono dan P Mahsyur Irsyam?

    kalo jembatan Prupuk-Porwokerto tenang Pak.. Semuanya di tangan yang benar.. hehehe..

    cuman schedule-nya itu lho, yang bikin tidur terganggu…

    warm regards
    -Rp-

  8. Mohon maaf Pak Guru, saya pinjem jalurnya.

    Halo Rob, bener ini Joe. Bagaimana progres struktur atas jembatan Cirebon – Kroya ? Memang waktunya gila-gilaan. Tahun depan ada 25 jembatan lagi yang akan didesain. Salah satunya jembatan di Bumiayu yang panjangnya 300 meter. Tapi saya tenang, wong sudah ada pakar-pakar dari Bandung..

    Irwan Joe

    Wir’s comments : silahkan-silahkan, jika udah puas bagi-bagi ilmu jembatan ya, yang suka mengintip blog ini udah ribuan lho tiap harinya. Kalau ada foto-foto tahapan-tahapan konstruksi jembatan, pasti laris koq. Siapa tahu ada yang mau order jembatan lagi karena pakar-pakarnya menyakinkan. Jadi WIN-WIN gitu lho. :D

  9. to P Wir :

    saya punya file video konstruksi jembatan Cable Stayed Batam-Tonton, yang diproduksi oleh kontraktornya PT.Pembangunan Perumahan.

    Sebenarnya ini file lama sih (tahun 1997), dan sepertinya sudah banyak yang memilikinya. Tapi jika ada yang belum pernah lihat saya dengan senang hati meng-share. PT. PP dulu membuat ini memang untuk promosi, sehingga mereka juga senang bila video ini tersebar luas, tidak ada yang rahasia lah.

    Masalahnya file-nya cukup besar, sekitar 200MB, jadi bagaimana bagusnya meng-uploadnya ya? maklum saya rada katrok untuk urusan upload file ini… hehehe..

    warm regards
    -Rp-

    NB : kalo video jembatan cable stayed paling anyar di Indonesia, yaitu jembatan Siak, belum dapat euy.

  10. Iya donk Rob atau pak Irwan Joe, ada gak dokumentasi terutama saat penempatan bearing dan erection dari girdernya..aku ini cuma bisa ngitung tapi gak tau nanti dikerjainnya gimana?

    Btw ada gak sih penggunaan side thrust bearing pada jembatan kita. Trus bagaimana meningkatkan stabilitas saat konstruksi?

  11. Mohon maaf pinjam jalur sebentar untuk promo.

    Setelah membaca topik elastomer untuk jembatan. Saya mau menginformasikan ke Bapak-bapak sekalian bahwa line of business kami adalah casting POLYURETHANE ELASTOMERS. Bentuk bantalan untuk jembatan tsb dapat kami buat. Sekiranya kalau ada kebutuhan dapat menghubungi kami.

    Kami sudah berpengalaman lebih dari 5 th untuk membuat barang dgn bahan baku Polyurethane Elastomers seperti (Roll, Wheel, Fender, Coupling, dll).

    Salam Sejahtera
    HG

    hermantoprp@cbn.net.id

  12. hehe 92 trilyun ama 32 trilyun…edan ngerampoknya ini..btw ini double deck gak sih kaya tugas baja kita dulu Rob?

  13. to Donald :

    Hus, enak aja bilang ngerampok.. ntar lu bisa dituduh menyebarkan fitnah, Nald. hehehe…

    kalo desain yg diusulkan P Jodi tidak se – berani p wiratman.. bentang suspension nya tidak record breaking lah, di tambah beberapa cable stayed dan balanced cantilever, sehingga jembatannya jadi banyak.. prinsip P Jodi sih : kita berangkat jangan terlalu jauh dari apa yang pernah kita kerjakan.. Hal ini juga sempat dikritik oleh salah seorang panelis pada seminar tahun 2003 itu, beliau (saya lupa namanya..) bilang : “kenapa sih P Jodi gak berani dengan bentang ultra panjang? jangan penakut dong.”

    gw waktu itu manyun juga dengernya, emangnya yang komplain ini pernah bikin jembatan panjang apa? hehehe.. di kita suka gitu ya, kalo bluffing suka gak kira2..

    Sementara itu yg di usulkan p wiratman memiliki 2 suspension yang panjang bentangnya AJE GILEE..

    soal tipenya, tanya ama bos lu dong.. yang dapat proyek kan PT Wiratman.. :) lu biarpun di KBR kan masih pegang bendera PT Wiratman.. hehe

    -Rp-

    NB : Mohon maaf P Wir, jadi kayak chatting gini.. :)

  14. Wah.. penjelasannya bapak-bapak lengkap banget. Tp saya yang masih mahasiswa ko masih bingung ya ma istilah-istilahnya. Jadinya baca 1 kalimat truz mikir nya 1hari he3x.. terima kasih atas tambahan materi kuliahnya Pak Wir dan bapak – bapak lainnya.

  15. pak wir, ngapunten (orang jawa bilang; permisi :)) mo nanya ni pak tentang struktur pelengkung pasangan batu bata untuk skripsi saya pak. sebetulnya banyak referensi tapi bhs. inggris pak, kira2 mengenai persoalan ini gimana pak ya ? minta tlg ada gak yang berbahasa indonesia ?

    mohon penjelasan mengenai pengaruh geometri struktur pelengkung pasangan batu bata merah thd gaya tekannya matur suwun sanget

    Wi’r comments : ini jawa pesisiran ya. Kalimat anda ngapunten artinya adalah minta maaf. Umumnya jika anda mau melewati wilayah orang anda bilang begitu, jadi bisa berkesan permisi. Jawaban saya monggo dan lalu berlalu. Jadi kalau saya menanggapi benar ucapan anda tadi maka saya boleh pergi karena merasa tidak ada tatap muka untuk diskusi. Tetapi jika anda ingin mengucapkan permisi lalu bertamu (diskusi) maka salam anda sebaiknya kulo nowun.

    Jadi kalau begitu kemampuan berbahasa jawa anda sama seperti bahasa inggris anda. :(

    Sebagai calon sarjana (karena mau bikin skripsi) di jaman sekarang maka anda tidak cukup belajar teknik aja. Persaingan di luar terlalu ketat. Mumpung masih muda, belajarlah bahasa asing, dalam hal ini adalah bahasa Inggris. Mestinya masalah anda akan selesai karena referensinya banyak bukan.

    Ingat, orang-orang teknik kita yang berbahasa Indonesia masih jarang yang mengungkapkan ide-idenya dalam tulisan. Jadi lebih mudah cari literatur di luar negeri (berbahasa asing) daripada di dalam negeri (berbahasa Indonesia).

    Selamat berlajar berbahasa.

  16. pak, saya lagi nyusun skripsi dengan judul perencangan jembatan rangka bentangan 200m dengan perkuatan prategang eksternal, jembatan ini model rangka baja warren V australia, masalahnya bingung pake metode atau program mana yang paling bagus untuk perhitungan, rencananya pake peraturan AAHSTO-LRFD93 trus programnya sap2000, tapi katanya ada program kuhsus untuk perhitungan jembatan rangka baja /Bridgesoftware.

    pak saya mohon saran bapak untuk langkah-langkah perhitungn dan program yang paling cocok untuk analisisnya, maaf ya pak kalo bahasanya kurang bagus soalnya saya dari TIMOR LESTE yang sedang melanjutkan S1 pada UNJANI bandung… saran bapak sangat bermanfaat buat
    saya 0 ya minta file pdf
    AAHSTO-LRFD93nya……SELAMAT NATAL DAN TAHUN BARU semoga……………..

    Wir’s respond : sdr Marito yang sedang mengambil S1.
    Menurut kaca mata saya, materi yang anda ambil cukup advance. Jika yang membimbing memang mempunyai kompetensi tentang masalah yang anda bahas tersebut maka anda boleh meneruskan. Karena menurut saya, tidak banyak engineer Indonesia yang mempunyai pengalaman dengan materi tersebut. Terus terang saya sendiri belum punya pengalaman untuk kasus yang anda tinjau.

    Catatan : Mungkin ini mas Robby Permata dan teman-temannya lebih berpengalaman dan mungkin bisa bantu sdr. Marito.

    Kalau dipaksa mungkin bisa saja, tapi kalau hasilnya tidak berkualitas (diragukan orang lain) maka rasanya hasil pekerjaan anda akan sia-sia. Anda merasa sudah ahli, tetapi orang lain tidak mempercayainya. Cobalah cari materi yang membumi, tetapi mendalam dan benar.

    Salam.

  17. to : Marito

    salam kenal..
    topik TA nya canggih juga nih, prategang eksternal pada jembatan baja.. sy juga gak pernah bikin, tapi temen saya pernah bikin perkuatan jemb rangka baja d Ajkwa, Papua, dengan external PT. Cuma kalo gak salah belum jadi konstruksinya, cuma sampai perencanaan perkuatan doang..

    untuk standar, AASHTO LRFD terbaru ada yg keluaran 2007, tapi sy belum punya. tp kl yg 2004 sy punya hard copy nya.

    kl mau diskusi2 boleh aja, main aja ke ktr saya d Tubagus Ismail VI no 14 Bandung.. kampus Unjani ke Bandung gak jauh kan? ntar sy kenalin ama temen sy yg sy ceritain di atas (mudah2an dia gak lagi sibuk.)

    warm regards
    -Rp-

  18. Salam kenal Pak. Kebetulan saya mahasiswa yang sedang menyusun tugas akhir mengenai perangkat belajar mahasiswa berupa teknologo bahan konstruksi.
    apakah bapak mempunyai video-video (yang berhubungan dengan teknik sipil). Mohon bantuannya.terima kasih.

    Angga – STT PLN jakarta

    Wir’s responds : jurusan teknik sipil UPH mempunyai video-video yang dimaksud, yaitu yang dibuat oleh ASCE. Jadi saya tidak memilikinya. Video tersebut sangat menarik karena menceritakan tentang topik-topik di dunia teknik sipil, misalnya BRIDGE , HIGH-RISE BUILDING, DAM dan lain-lain. Tiap episode menggambarkan situasi (bangunan) yang ada di dunia ini dan bagaimana konsep engineeringnya. Video berdurasi satu jam, yah seperti film gitu. Biasanya kita putar untuk mahasiswa baru sebagai motivasi pentingnya teknik sipil gitu. Video dibeli langsung dari ASCE USA. Gitu dik.

  19. to Mas. ROBBY PERMATA.
    Kebetulan saya mahasiswa yang sedang menyusun tugas akhir mengenai perangkat belajar mahasiswa berupa teknologi bahan konstruksi.
    apakah mas ROBBY bisa menolong saya dengan ngeshare video yang berhubungan dengan teknik sipil khususnya teknlologi bahan konstruksi.

    oya mas robby dimana saya bisa dapatkan file video konstruksi jembatan Cable Stayed Batam-Tonton, yang diproduksi oleh kontraktornya PT.Pembangunan Perumahan.

    Mohon bantuannya.terima kasih.

  20. Terima kasih Pak masukannya.
    apakah Bapak tahu referensi-referensi yang ada di internet yang didalamnya menyediakan video-video yang bisa saya download secara gratis yang menceritakan tentang topik-topik di dunia teknik sipil.
    Jika tahu mohon alamat situsnya

    terima kasih.

  21. to : Angga

    PP pastinya punya.. tp gini aja deh : kasih alamat mu, ntar saya kirimin CD nya. biar ntar makin banyak orang Indonesia yg ahli bikin jembatan.. :), dan kita gak butuh lagi ekspatriat yg gajinya aje gilee itu.

    warm regards
    -Rp-

  22. to Mas. ROBBY PERMATA.
    Terima kasih Mas.
    Sya stuju bgt mas, dengan adanya perangkat pembelajaran dan dengan adanya video itu mdh2an bisa bermanfaat bagi mahasiswa sipil di kampus saya dan kampus lainnya.

    makasih bgt mas bantuaanya,, wih wih akhirnya da yg nolongin….makasi mas soalnya Saya ini sedang bingung mau mencari file-file video kemana lagi, saya sudah mencari ke daerah glodok tetapi ttep tdk ada toko yang menjual cd/dvd tentang video yang berhungunan dengan teknik civil.

    Serius nih mas mau di kirim ke alamat rumah saya.
    soalnya februari saya sudah harus maju sidang dan video-video itu sudah harus saya upload ke dalam aplikasi pembelajaran saya sekitar pertengahan desember ini. Maaf Mas, Saya mohon secepatnya di kirim ya Mas.

    Alamat saya:

    Komp. BATU JAYA 1
    JL. JEFFMAN NO. B. 51
    RT. 04/RW. 04
    KECAMATAN : BATU CEPER
    KELURAHAN : BATU JAYA
    TANGERANG, BANTEN
    KODE POS : 15121
    INDONESIA

    HP:02198994498
    EMAIL:anggamiyenk@hotmail.com

    secepatnya tlg di kirim ya mas video-video nya coz aq udh deadline.

    Dengan hormat saya sampaikan terima kasih.

    Angga
    STT-PLN JAKARTA.

  23. pa, saya sedang mencari informasi ttg tumpuan sendi, roll, dan jepit.
    tolong contoh beberapa gambar sama alasan kenapa gambar tsb disebut tumpuan yg dimaksud..

    lampirkan di email saya ya pak,,
    thx b4..
    GBU,

  24. pak, aku juga mo nanya nih.mo nyari informasi tentang macam2 tumpuan(sendi, roll, jepit) dan contoh gambar nya… mohon dibalas ke alamat emailku saja

    (kq sma kya pertanyaanx anita?? mang anita nak mana??)

    tolong bimbingannya ya pak, soalnya q mahasiswa baru.
    atas bantuannya saya ucapkan buanyak terima kasih

  25. @ anita dan maba:
    wah kayaknya disuruh dosennya ya, koq sama.

    Sendi, rol dan jepit adalah idealisasi untuk memodelkan kondisi tumpuan suatu struktur yang akan di analisa struktur secara manual (pakai kalkulator). Karena kalau untuk yang berbasis komputer maka idealisasinya boleh lebih bervariasi lagi (kompleks).

    Idealisasi di sini kata lainnya adalah penyederhanaan sehingga dapat dilakukan perhitungannya untuk mendapatkan respons struktur terhadap beban luar dan mendapatkan reaksi-reaksi perletakan di tumpuan tadi.

    Untuk menginterprestasikan apakah itu sendi atau rol atau jepit itu tergantung pengalaman dan wawasan engineernya, dan bisa berbeda untuk engineer yang lain. Dalam praktek selama anda konsisten antara desain dan praktis-nya maka umumnya tidak menimbulkan suatu permasalahan.

    Untuk mendapatkan suatu penjelasan lebih lanjut, tentang gambar-gambar maka ada baiknya peran aktif anda, silahkan kirim foto-foto yang menurut anda itu tumpuan suatu struktur (ada baiknya struktur secara keseluruhan ditampilkan) nanti saya bantu interprestasikan.

    Penjelasan ini memang kelihatan sepele, tapi bagi engineer pemula nggak gampang (ragu).

    salam
    semua

  26. pak, saya baru belajar tentang tumpuan.tapi yg hitung-hitungannya duluan, yang pake bidang datar, bidang normal, n bidang momen. sebetulnya pengertian tumpuan dan macm2 tumpuan sndiri, saya jg lum mengerti(hehehe…)

    memangnya, tumpuan itu hanya terdapat pada jembatan atau digunakan juga pada bangunan lain,pak??

  27. Ikutan gabung Pa’,
    soalnya Blognya baru nemuin, dan sangat menarik menjelajah isinya.kayaknya civil engineer di Indonesia harus terima kasih nih dengan adanya blog ini terutama sama Pa’ Wir juga.

    To :Pa’ Robby Permata.
    waduhh terima kasih pa’ informasi mengenai video2 tersebut ,sy jadi tertarik sama video cable stayed Batam – Tonton,mungkin pa robby bisa bantu kirim juga ke saya pa?

    Terima kasih sebelumnya Pa’

  28. pak, saya ada tugas tentang tumpuan jepit, sendi, dan roll, saya sudah cari pengertian+gambarnya tp gk dapat,,,
    mungkin Bapa bisa bantu??
    Trima kasih sbelumnya…

    Wir’s responds : Kamu nyarinya dimana, itu di buku-buku tentang struktur baja atau jembatan ada koq.

  29. saya mau nanya tentang pengertian translasi dan rotasi (pelajaran fisika)

    Wir’s responds: translasi adalah bergeser yang arahnya dapat dipecah dalam komponen-komponen yang mengikuti arah sumbu X-Y-Z, sedang rotasi jika perubahanan melibatkan perputaran objek terhadap suatu sumbu.

  30. To : Bpk Robby Cahya

    Pak Robby perkenalkan sebelumnya nama saya Kho Pin. Saya sangat tertarik dengan video konstruksi jembatan Cable Stayed Batam-Tonton, yang diproduksi oleh kontraktornya PT.Pembangunan Perumahan. Apa Bapak bisa mengirimkannya juga kepada saya? Atau jika Bapak tidak keberatan saya minta websitenya saja agar bisa saya download.

    Alamat saya :

    Kho Pin Verian
    Jl. Bukit Indah No.20
    Bandung 40141

    Terimakasih.

    Best regards,

    Kho Pin Verian

  31. To : Bpk Robby Permata

    Pak Robby perkenalkan sebelumnya nama saya Kho Pin. Saya sangat tertarik dengan video konstruksi jembatan Cable Stayed Batam-Tonton, yang diproduksi oleh kontraktornya PT.Pembangunan Perumahan. Apa Bapak bisa mengirimkannya juga kepada saya? Atau jika Bapak tidak keberatan saya minta websitenya saja agar bisa saya download.

    Alamat saya :

    Kho Pin Verian
    Jl. Bukit Indah No.20
    Bandung 40141

    Terimakasih.

    Best regards,

    Kho Pin Verian

  32. Terimakasih keterangannya, dalam prakteknya lebih enjlimet, banyak teori yang waktu kuliah dulu emang nggak diceritaiin bentuknya itu kayak apa,

  33. dilihat dari photo diatas, ada kekakuan translasi arah vertikal (elastomeric datar) untuk menahan beban arah gravitasi dan kekakuan horisontal (alastomeric tegak) untuk beban arah lateralnya. Di gbr photo tersebut tidak ada gap+tahanan sisi dri plat baja untuk menahan pergerakan lateral melainkan dipasang elastomer tegak yg bertemu dgn wall abutment.

    Kalo asumsinya sendi atau roll?? ga bisa generic bukan gitu melainkan dgn representasi pegas kekakuan translasi force/length arah lateral dari kontribusi elastomeric yaitu perkalian luas bearing dgn modulus gesernya dibagikan dgn tinggi bearing tsb. Arah vertikalnya bisa diasumsikan Uz=0 (restrained) karena kekakuan abutment/pier dari beton yg besar sekali dibandingkan dg bearingnya.

    Memang perlu dilihat tiap masalah, kalo photo diatas. pada abutment Ux=Uz=0 (mendekati pinned) Uy=springs sedangkan pada pier Uz=0 untuk Ux=Uy=springs (cenderung semi rolled). cuman kalo gitu pergerakan keluar bidang gambar Uy siapa yg nahan?? ya tadi ga ada gap+sisi penahan (side retainer). Namun keliatan ada satu titik ujung yg diangkurkan ke abutment gimna tuh ya? yg titik ujung lain pier ga keliatan..

  34. Salam kenal Pak Wiryanto sukses……..selalu buat bapak. saya sekarang nyusun TA tentang Perencanaan Struktur Gedung Dengan Daktilitas Terbatas. Mohon apa tidak ada bahasan tentang Daktilitas itu sendiri secara lebih detail. Makasih…

  35. tumpuan elastomer yang biasa kami ketahi dilapangan dapat bekerja secara sendi dan rool, segingga dapat dipasang pada posisi kiri- kanan karena masing-masing memiliki kerja yang sama, hanya untuk tumpuan elastomer menggunakan stoper end blok pada abutmen, dan stoper untuk gerakan ke samping.

  36. pak wir mau nanya nih
    saya sedan mengerjakan tugas merencanakan jembatan baja untuk kereta api

    bisa gak terjadi kemungkina nilai ikatan angun atas sama dengan ikatan angin atas

    saya menggunakan peraturan AISC/ASCE yg membedakannya dgn peraturan SNI apa yah pak?

    mksi

  37. Salam Sejahtera buat Bapak.
    Saya ucapakan terima kasih atas info ini.
    Karena saya selaku Gumil (Guru Militer) di lingkungan Zeni sangat terbantu. Saya sadari ketinggalan terlalu banyak, saya tinggalkan bangku kuliah belum ada yg namanya elastomer. Hanya Sendi dan roll, dan kami pakai juga pada jembatan bailey n acro panel. Walau ketinggalan zaman, tapi kebanggaan kami prajurit Zeni AD. Kita selalu berimprovisasi untuk menemukan jembatan type baru yg efektif dan efisien u/ digunakan dalam bantuan perang. Sehingga tidak melulu impor, yg menghabiskan biaya banyak :-( Mungkin dengan info ini, kami bs membuat suatu karya buat NKRI. Amien. Dimohon arahan n kerja samanya.

  38. bagi rekan-rekan yang bisa aplikasi tumpuan sendi dan rol untuk perencanaan sebuah bangunan bertingkat saya minta bantuan nya kerna daerah sumatera barat rawan gempa maka di butuhkan bangunan yang bersifat elastis tidak kaku mohon bantuannya

  39. pak wir, maaf sebelumnya. punya contoh perhitungan elastomeric bearing pad tidak? saya butuh referensi ni. ada tugas mendesain jembatan. tapi saya blum dapat referensi untuk elastomeric dan angkur diafragma..

    trimakasih sebelumnya ya pak..
    -evi-

  40. pak wir, maaf sebelumnya. … Saya mw nanya pak… bagaimana cara menentukan suatu jembatan itu menggunakan tumpuan yang sesuai???

    • ditentukan oleh engineer perencananya, khususnya pada waktu pemodelan struktur jembatan tesebut. Jadi antara model yang dipilih dan yang akan dilaksanakan harus mempunyai perilaku yang konsisten. Sistem yang paling sederhana adalah sistem sendi-rol. Ini akan menghasilkan momen yang paling besar, sehingga dianggap aman atau konservatif.

      Masalah yang membingungkan bagi awam (bukan engineer) adalah bahwa sistem sendi-rol, itu tidak berarti bentuknya persi seperti sendi dan satunya persis rol. Untuk tahu lebih banyak tentang itu bacalah buku-buku semacam engineering mechanic dsb-nya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s