Politeknik Negeri Jakarta, bersama-sama dengan DIKTI kembali menyelenggarakan kompetisi bagi mahasiswa-mahasiswi bidang teknik sipil untuk mengikuti lomba kompetensi di tingkat nasional dalam merancang dan merakit jembatan model BAJA dan KAYU.
Tertarik ?
Ikuti link berikut.
Bagi penyelenggara pendidikan teknik, khususnya teknik sipil, maka ini merupakan kesempatan yang baik sekali jika dapat mengirimkan wakil untuk mengikutinya. KJI merupakan suatu kompetisi yang telah diselenggarakan secara rutin setiap tahun, ini merupakan tahun yang ke empat. Maka tentunya keberadaannya telah menjadi sesuatu yang ditunggu-tunggu.
Jika sebelumnya, pertandingan baru terasa pada saat perakitan jembatan model, tetapi dengan semakin dikenalnya kompetisi ini maka peminatnya menjadi semakin banyak, sehingga evaluasi di segi penyiapan proposal menjadi sesuatu yang tidak bisa disepelekan lagi. Ini tentu mengambil pelajaran kemarin, ketika team UPH gagal pada tingkat proposal, karena menyepelekan dan memfokuskan pada proses perakitannya.
Melihat kondisi seperti itu, tentu penyelenggaraan tahun ini akan semakin ramai, oleh karena itu gunakan kesempatan ini untuk promosi diri, atau benchmarking terhadap peserta lain. Menjadi pemenang atau tidak, maka anda akan tetap dapat pengalaman yang berharga. Yah, pengalaman berharga, apalagi kalau bisa saling bertemu muka di kompetisi tersebut. Bagaimanapun ini kompetisi bidang teknik sipil yang didanai oleh DIKTI.
Pesan untuk mahasiswaku di UPH. Ayo tunjukkan kompetensi kamu sekalian, jangan di kandang terus.
Tetapi sekarang hati-hati, lawan-lawan kamu sekarang telah belajar banyak, jangan sekali-sekali anggap enteng !
Meskipun kakak-kakak kelasmu pernah berjaya pada dua kompetisi awal. Tetapi belum tentu itu dapat kamu raih, kecuali kamu hadapi dengan serius dan persiapan yang matang !







9 tanggapan so far ↓
juned // April 19, 2008 pada 4:59 am
kita anak metal
reza // April 24, 2008 pada 1:13 pm
pak wir yth, maaf yah numpang tuanya.
Peraturannya kok bikin bingung yah.
sudah direvisi kok tambah bingung.
contonya Kayu , lebar jembatan 0,75m atau
0,95m( gambar 5). Saya sudah kirim komentar
tetapi dianggap sepele aja. Apakah saya yang salah baca. terima kasih
retno // Mei 14, 2008 pada 12:30 am
Dh,
Benar pak, pada KJI3 tim dari Perguruan Tinggi kami STTNAS Yogyakarta berhasil mendapat undangan untuk ke Jakarta untuk jembatan Baja dan Kayu. Ya di sana kami mendapat banyak pengalaman, dengan berbekal pengalaman tersebut mhs/i di PT kami sangat antusias sekali menyambut KJI4 ini….dan insya-Alloh kami berkenan mengikutinya.
wir // Mei 14, 2008 pada 12:49 am
@Retno
Wah salut untuk STTNAS Yogyakarta yang sudah mulai berkiprah ‘keluar’.
Jika nanti lolos babak kualifikasi, ada baiknya untuk membuat model jembatan di Jakarta saja. Dari Jogja bawa desainnya saja, jika mengangkut barang dari Jogja mahal lho.
Note : Ide ini juga baik untuk teman-teman luar kota yang lain, kecuali bawa kendaraan sendiri.
Semoga sukses
dimas // Mei 16, 2008 pada 3:19 pm
pak sebenernya lebih baik jembatan dgn lantai atas atau bawah????
trus keuntungan dan kerugian masing2 model apa???
James Jatmiko Oetomo // Juni 11, 2008 pada 3:36 pm
Woopss, dagh mau dimulai nih lomba jembatannya, hehehe. Sampai jumpa di KJI 4
retno // Juni 12, 2008 pada 10:54 am
Alhamdulilah tim kami sttnas yogyakarta untuk kategori jembatan baja pada kji 4 ini lolos.
Untuk saran pak wir ttg buat jembatan di Jakarta, kami malah bingung musti buat di mana ? Kami tidak begitu mengenal lingkungan di Jakarta. Jadi mungkin kami nanti membuatnya di Jogya, yach berarti ada tambahan untuk ongkos angkut ke Jakarta.
Gimana pak wir tim UPH untuk kji 4 ini ? Kita ketemu di Jakarta ?
retno // Juni 14, 2008 pada 12:25 am
Kepada Yth.
Pak Wir
Dengan hormat,
Maaf pak Wir kami terlambat membuka web pnj…btw terima kasih pak Wir atas masukannya…Wah kami bingung dengan saran pak wir…Untuk merealisasikan jembatannya saja kami bingung urusan dananya, apalagi untuk kostum, spanduk dan yang lain-lainnya…hee…hee…
Pak saya permisi ya ??
Ditempat kami STTNAS pada tanggal 19 Juli 2008 akan diselenggarakan SEMINAR NASIONAL RETII 3 (kebetulan saya Ketua Penyelenggaranya), saya bermaksud untuk menginformasikan kegiatan tersebut melalui halaman Bapak. Bagi rekan-rekan/sivitas akademika yang ingin ikut dapat membuka di web kami http://sttnas.ac.id
Begitu saja pak wir, atas ijin, bantuan dan kerja sama pak Wir kami ucapkan terima kasih. Dan kamipun mengundang pak Wir untuk mengikuti kegiatan kami, jalan-jalan ke kota Gudek pak… Pak tolong diinformasikan kegiatan kami kepada rekan-rekan/kolega/sivitas akademika bapak….matur nuwun.
O ya pak Wir kami beli buku Aplikasi Rekayasa Konstruksi dengan SAP 2000, tapi kog CD-nya tidak bisa dibuka ?? Kami harus bagaimana ya ??
Mohon masukannya…
Hormat kami,
Retno - STTNAS Yogyakarta
heri koesnadi // Juni 21, 2008 pada 8:06 pm
oh ini blog pengarang buku sap versi 2000 itu yah, baru kemaren saya beli bukunya, belum habis dibaca eh malah ketemu blog penulisnya. wah terima kasih dah nerbitin bukunya pak, bukunya bagus, lengkap,..
sipil 05, Universitas mercu buana
Tinggalkan Komentar