The works of Wiryanto Dewobroto

Burj Dubai selagi telanjang

Mei 2, 2008 · 38 Comments

Judul di atas adalah benar, tidak menipu ! Ada beberapa foto yang mendukungnya, tapi ingat ini blog-nya engineer, sehingga foto-foto yang didukung oleh kata-kata di atas adalah dari kaca mata engineer. Jadi bukan salah saya, jika anda menemukan bahwa ternyata tidak seperti yang anda duga. 

Apakah anda ingin tahu interprestasi engineer terhadap judul di atas ?

Burj Dubai adalah nama proyek gedung yang direncanakan akan tertinggi di dunia yang sekarang ini sedang di bangun di Dubai. 

Gambar di atas adalah imajinasi artis bilamana Burj Dubai telah selesai berdiri, yang diperkirakan setelah era tahun 2009. Sangat megah bukan.

Tampilan pada gambar artis tersebut tentulah kondisi final, dimana struktur bangunan gedung telah ditutup oleh skin penutup sehingga tidak terlihat jelas, apakah terdiri dari struktur baja atau struktur beton, dan bagaimana konfigurasinya.

Meskipun bukan termasuk daerah gempa, tapi dengan ketinggian seperti itu, yaitu 629 m (2,064 ft), dengan total sebanyak 164 lantai lengkap tentulah diperlukan ketahanan lateral yang mencukupi, minimal terhadap angin yang mestinya didaerah gurun cukup kencang (benar nggak sih ?).

Jika gambar di atas saya ambil dari internet di sini. Tetapi gambar disamping adalah asli dari foto, yang mungkin belum ada di internet kecuali di blog ini. (** wah mulai narsis nih**).

Tentu saja bukan aku sendiri yang kesana, tetapi adalah dari Richard mahasiswaku (sekarang sih sudah alumni) yang sudah hampir setahun ini kerja di sana, dimana saat sekarang ini sedang pulang untuk ikut wisuda, sekaligus mau mengajak rekan alumni UPH lain yang menemaninya di sana. Wah ini yang disebut mendapat pekerjaan dari perkoncoan, baik nggak sih. :P

Ada banyak foto-foto Richard yang diberikan ke saya, yaitu sekitar 420 MB tentang situasi di jazirah Arab tepatnya di Dubai tersebut. Tapi nggak semua aku up-load. Pengalaman menunjukkan bahwa kalau hanya sekedar di up-load tanpa diberi komentar, maka ya nggak menarik. Lebih baik sedikit tetapi ada latar belakang ceritanya. Itu akan lebih menarik. Iya khan.

Mana pak yang selagi telanjang ?

Waduh kamu ini mengingatkan terus, emangnya yang telanjang itu menarik ?

Ya tergantung pak, kalau dari kaca mata bapak, jadi seperti apa sih yang akan ditampilkan ?

Jadi tergantung sumbernya ya. Memang sih, kata telanjang sudah mempunyai konotasi tertentu, coba aja di googling, bisa dapat apa dengan kata tersebut. Tetapi bagiku tentu kata tersebut masih bisa diaplikasikan untuk menunjukkan suatu fakta rekayasa yang memang seperti itu keadaannya.

Misalnya seperti ini, yang merupakan tampak Burj Dubai dari atas. Kelihatan khan, struktur-strukturnya, masih telanjang lho.

Itu gambar Burj Dubai pada ketinggian 2070 feet, sudah lebih tinggi dari rencana. Untuk mendapatkan gambar seperti itu tentunya tidak mudah, hanya yang mempunyai keberanian yang bisa mendapatkannya, jadi sangat istimewa sekali.


Ini saya zoom, bandingkan pekerja yang duduk dengan bangunan bertingkat di sebelah kanan yang kelihatan jauh dibawahnya. Kayak di luar angkasa ya.


Yang ini sengaja saya zoom lagi, untuk memperlihatkan kondisi pekerja di ketinggian tersebut. Mungkin bagi para pembaca peminat K3 (yang kelihatannya cukup banyak) maka gambar ini pasti menarik. Ini mah bukan hanya keberanian tetapi juga pengetahuan tentang K3 jika masih ingin ketemu dengan keluarganya lagi. ini mungkin golongan pekerja yang termasuk dalam high-risk-high-payment. :D

Saya nggak tahu apakah itu sudah ada di internet atau belum. Yang jelas itu adalah hasil kontribusi kenalanku yang jadi structural engineer profesional di negerinya paman SAM. Lho koq jauh sekali dari Dubai tempatnya di foto. Memang aneh manusia ini.

Trims ya Okie, sukses selalu kamunya disana, sering-seringlah bagi pengalaman untuk teman-temanmu di Indonesia. Via aku juga nggak apa-apa, sekarang tugasku khan nggak ngitung lagi kayak dulu, sekarang sudah waktunya bagi-bagi pengetahuan ke yang lain. Menjadi berkat begitu lho katanya. :P

Tulisan terkait lain yang cukup menarik untuk dibaca :

Categories: Civil Engineer · Dubai · Inspiration · K3 · Richard Wiriyanto · engineering · informasi · pemikiran · steel · teknik sipil

38 responses so far ↓

  • paijo // Mei 2, 2008 at 2:48 am

    pertamax !

  • dimas // Mei 2, 2008 at 3:07 am

    wow keren..
    pak wir, kapan ya di tanah air kita dapat membangun bangunan dengan teknologi teknik sipil modern sprti ini???
    dan menurut bapak, apakah para sarjana local mampu menyerap teknologi seperti ini??
    ^_^

  • wir // Mei 2, 2008 at 3:13 am

    @paijo
    wah ini mirip yang di selebriti blog, ada pertamax-nya. Padahal aku biasanya pakai premium aja.

    @dimas
    moga-moga nanti ada muridku yang bisa mewujudkannya di sini. Memotivasi agar engineer kita nanti mampu membuat seperti itu khan merupakan salah satu tugas utama seorang guru bukan. Semoga !

  • okky // Mei 2, 2008 at 3:24 am

    waduhh lensa nya keren banget…. fisheye… jadi pengennnnn

  • Santanu // Mei 2, 2008 at 4:11 am

    Ya, bangunan tinggi yang hebat.
    Perencanaan, Pelaksanaan dengan Keuangan yang hebat pula.

    Cukup banyak pekerja dan engineer Indonesia bekerja di negara tsb. Kalau untuk bangunan tinggi, pekerjaan sipil tentu lebih sulit dipelaksanaannya, untuk perhitungan sarana dan teknologi sudah sangat menunjang.

    Menjadi lebih sulit adalah sarana pendukung hidup untuk bangunan tersebut seperti; air, ac, lift, listrik, komunikasi, keamanan dan limbah. Pemilihan teknologi dan aplikasinya (operasional dan perawatan) tidak mudah karena mahal (lebih mahal nilainya dari nilai pekerjaan sipilnya).

    Cuma saya heran ya, apa ada yang mau tinggal di bangunan setinggi itu.

  • Doli Anggia Harahap // Mei 2, 2008 at 4:26 am

    Aku baru liat gambar dari foto aja udah gamang.
    Phobia ku parah :(

    Btw Pak, kalo mahasiswa bapak tersebut ikut join forum http://www.skyscrapercity.com kemungkinan itu poto udah beredar.

    Oiya, di forum tersebut juga ada sub-forum untuk Indonesia koq. Hayoo, join.

    Halah

  • edratna // Mei 2, 2008 at 4:46 am

    gedung parkirnya berapa lantai yah? Sekarang kan lagi digembor2kan masalah penertiban parkir liar.. :P

  • ary // Mei 2, 2008 at 5:09 am

    kayanya sudah ada yang ngalahin tingginya burj dubai..
    itu tuh tower crane-nya :D

    Kalo pekerjanya kebelet tuh, gimana ya turunnya?
    Nice pics.

  • titov // Mei 2, 2008 at 6:14 am

    wah, keren paak… :D
    salut buwat para pekerja yg di zoom itu..
    kalok saya mah, udah manggaretek… lha wong perbaiki atap rumah 1 lantai aja udah gemeteran.. :?

  • aRuL // Mei 2, 2008 at 6:18 am

    keren…. :)
    mengingat kepergian temanku habis berkunjung ke tempat itu :(

  • sandynata // Mei 2, 2008 at 6:26 am

    saya tahu info ini dari wiki beberapa bulan yang lalu, ketika iseng2 lagi nyari2 info ttg bangunan tertinggi di dunia.. dubai tuh emang gila-gilaan bikin gedung..

  • faridyuniar // Mei 2, 2008 at 6:38 am

    ajib…….bagus om ulasannya…..foto2nya juga….

  • mumtazanas // Mei 2, 2008 at 6:54 am

    @ aRuL
    OOT: Memang temennya siapa mas? Yang sempat ramai di metrotv ya?
    Kemarin 3 pekan sempat singgah juga kesana, tapi hanya main ke burj al arab, ga sempet ke burj dubai, cuma ngeliat dari kejauhan.

  • qosdie // Mei 2, 2008 at 7:33 am

    semoga tidak jatuh, karena jaman dulu ada kelompok yang sangat angkuh. mereka membangun istana sebagaimana istana di surga. tetapi ketika hendak diresmikan, semua tenggelam di dasar bumi. cerita ini dutulis oleh Ibnu Kholdun dalam bukunya yang berjudul ” Mukoddimah Ibnu Kholdun“.

  • nindityo // Mei 2, 2008 at 7:53 am

    ada gambar yang kelihatan pendulumnya gak mas.. gedung tinggi katanya perlu penyeimbang..
    pengen tau seperti apa sih..
    juga katanya ada gedung yg pendulumnya kelihatan bukannya diumpetin. tapi bukan gedung dubai yg ini.

  • badaruddin // Mei 2, 2008 at 8:13 am

    Saya tertarik melihat scaffolding tempat orang bekerja yang ditempelkan pada struktur (scaffoding gantung)… tentunya ada aturan khusus untuk mebuatnya walaupun kelihatan sepeleh tapi kalau gagal resikonya nyawa orang..

    ada yang bisa sharing masalah scaffolding ini??

  • Rizki on benbego // Mei 2, 2008 at 9:27 am

    mantab bener. ngeliat gedung telanjang gitu serasa gimana gitu. yg jelas ngeri deh. pasti panas dingin tuh klo ada diatas. :D

  • FaNZ // Mei 2, 2008 at 9:27 am

    kapan yah indonesia punya gedung kek gtu?

  • ILYAS AFSOH // Mei 2, 2008 at 10:49 am

    Luar biasa sekali !

    Luar biasa buat penulis blog ini.
    Luar biasa buat photographer-nya
    Luar biasa juga buat yang komentar di sini.

    Salam hormat

  • anwarchandra // Mei 2, 2008 at 1:56 pm

    Yg pasti gw gak mau punya kantor disitu. paling atas pula.

    Kalau ketiup angin gimana?

  • turanggasakti // Mei 2, 2008 at 2:09 pm

    kalau aku gak bakalan bisa kerja di tempat kayak gt,modyar duluan hehe.,.

  • aRuL // Mei 2, 2008 at 2:53 pm

    @ muntazanas : februari lalu, kecelakaan mobil di dubai. yah sempat masuk di metroTV :(

  • Aloysius Erwin // Mei 2, 2008 at 3:25 pm

    Klo liat view yang diambil pakai lensa fisheye jadi merinding yah… tinggi sekali..

    jadi teringat..

    Pertama kali kerja di lapangan, bangunan masih cor-coran beton, rangka doang, naik tangga kayu buatan tukang udah merinding luar biasa. (pengalaman pertama sih..) Apalagi ini.. tinggi sekalee…

    Wah, klo konsultan pengawasnya mau cek di bagian atasnya bagaimana ya?

    Berarti di lowongan kerja konsultan pengawas pasti tertulis syarat meskipun kecil tulisannya :

    Mempunyai keberanian dan jiwa yang tegar.

    Hehehe..

    Btw, like usual Pak Wir..
    nice photograph shot, and nice article..

    Thx.

  • rarunk // Mei 2, 2008 at 5:01 pm

    bagus deh pokoknya…. kayak bangunan es.. ditengah kota

  • galihyonk // Mei 2, 2008 at 5:41 pm

    Wow,,, Ajib-ajib plus keren euy
    Mudah2an Indonesia segera menyusul bikin Burj Dubai versi Insinyur dalam negeri,, Amin…

  • winsolu // Mei 2, 2008 at 10:01 pm

    kapan indonesia punya yg kayak gituan? :D

  • nenyok // Mei 2, 2008 at 11:03 pm

    Salam
    Wah bagus banget, keren abiz Pa, tapi liat foto yang dari atasnya itu lho ngeri juga, artikel yang sangat menarik , jadi tambah tahu nie, trims ya :)

  • fikriana // Mei 3, 2008 at 12:07 am

    Duh keren banget fotonya!!!!!kpn Indonesia bisa punya gedung sebagus itu????kerennnnnnnn, TOP BGT deh

  • Junarto // Mei 3, 2008 at 12:19 am

    Hebat sekali… ya

    Apa semua lantai bisa dimanfaatkan?
    Dubai kan negara yang jumlah penduduknya sedikit.

  • Bri // Mei 3, 2008 at 12:45 am

    wow keren abis…
    kira-kira di atas sono perlu pake tabung oksigen ga ya?

  • dimas // Mei 3, 2008 at 1:48 am

    insyaAllah dech, di tanah air kita bisa ada yang mau investor bangunan tinggi kayak begini, apalagi dijakarta kan jumlah tanah terbatas,so kalo di buat apartemen seperti ini, apalagi harga nya murah..
    pasti banyak yang mau beli…
    hahahaha
    ***hei JANGAN MIMPI DUNG DISIANG BOLONG*****
    ^_^

  • suciptoardi // Mei 3, 2008 at 6:09 am

    manstaf….kaya di film starwars…kini jadi kenyataan ya…

  • masbadar // Mei 3, 2008 at 9:41 am

    wah, kemegahan..
    bisa kita bangun di Indonesia dgn tehnik militer, oops, sipil.., asalkan bisa maksimal mengeksplorasi kekayaan perut bumi nusantara, hasilnya buat biaya pendidikan. apa kek, teknik sih kalo bisa, biar Indonesia maju, banyak insinyurnya…

    agak aneh sih, timur tengah, buminya disedot, buat nguruk sebegitu tinggi kok gak ada lumpur yang nyembur…

    lha kita, sumur minyak dikeruk, gunung diurug, eh perut pejabat yg makin gendut dan sidoarjo yang keblebek lumpur..

    salam pak wir..

  • iqbal // Mei 4, 2008 at 5:36 am

    kalo di indonesia kayaknya bahaya dech… rumah satu lantai aja ada yang ketabrak pesawat apalagi kalo yang 164 lantai…????

    trus bayarnya mahal itu buat yang cleaning service bersihin kaca luarnya dari lantai 1 sampai lantai atas,
    lantai 1 mulai dilap, trus naik sampai lantai atas, lantai 1 sudah harus dibersihkan lagi karena kotor lagi, banyak debu padang pasir kan ya disana?

    Tapi ngomong-ngomong tiang pancang yang dipakai kayak apa ya?? dalamnya sampai berapa itu untuk nahan momen guling..???

    tapi hebat-hebat…

  • ghaniarasyid // Mei 4, 2008 at 2:33 pm

    wihhh kueren.

    moga2 pondasi dan sistem anti badai gurunnya kuat…

  • steven // Mei 5, 2008 at 1:43 pm

    kapan indonesia kayak begono.seandainya ada gambar2 lebih lengkap lagi dari pondasi ampe keatas kan lumayan dapet pengetahuan juga.apa pake baja semua ya kayaknya yang putih2 ntu pake beton ya????

  • vailixi // Mei 11, 2008 at 5:22 am

    ga sekalian minta gambar autocadnya aja sekalian.kan ketahuan konfigurasinya..

  • Hanif // Mei 11, 2008 at 4:08 pm

    salam kenal Pak Wir,

    Nama saya Hanif. tukang insinyur di UAE.

    saya tadi (11/5) barusan dari Dubai Tower (45 lantai) krn diundang kontraktornya utk diskusi masalah pinnacle-nya. Dubai tower ini terletak di depan Burj Dubai (sekitar 200 m). Meskipun artinya sama, Burj Dubai (arab) = Dubai Tower (english), tapi bangunannya beda.

    Waduh Pak Wir, baru jam 11 am suhunya sudah mencapai 45 derajat. Itu di ground, nggak tahu waktu saya di atapnya. Pusing kepala saya.

    saya kira ada yg kurang di artikelnya Pak Wir.

    1. Suhu Dubai sangat panas di musim panas. Sekarang belum musim panas, baru musim agak panas. Kalau musim panas, suhu bisa exceed 50 C. Tapi di koran selalu dtulis max. 49 C. Kenapa? Kalau exceed 50 C, maka SEMUA proyek harus berhenti. Kan rugi kontraktornya

    2. Gaji labour (bukan professional, lho) di Burj Dubai, dan UAE pada umumnya, bisa dibilang minim. Lihat di Wikipedia. Mereka pernah mogok kerja lho. Padahal harga minyak sudah exceed 125 USD per barel. Dulu cuman 35 USD.

    3. Teman bilang, ada sebagian labour di UAE yg bunuh diri krn nggak tahan biaya hidup yg > ketimbang London tapi bergaji standard malaysia. Sudah gitu nggak bisa pulang ke negri asal krn paspor disita employer. Labour office pun nggak banyak membantu.

    Terkadang, kemewahan bangunan di dunia ini harus dibayar mahal oleh pekerjanya. Misalnya piramid di mesir dan Burj Dubai sendiri. Mending piramid, ada yg menghuni, lha skycrapers di UAE bisa dibilang >70% kosong.

    Ada anekdot, Dubai = Do Buy. Krn semuanya mahal

    A+,

    Hanif
    ingenieur structurel
    aux E.A.U

Leave a Comment