The works of Wiryanto Dewobroto

gempa di Padang !

1 Oktober 2009 · & Komentar

Dari radio El Shinta kemarin sore ketika pulang dari kampus ke rumah, terdengar adanya berita bahwa Padang mengalami gempa. Pagi ini di internet, informasi tentang gempa tersebut semakin jelas, bahkan dari USGS diperoleh informasi ada dua kali gempa berturut-turut yaitu Magnitude 7.6 tanggal 30 September, at  05:16:09 PM yaitu yang kemarin terdengar di radio, dan kemudian Magnitude 6.8 tanggal 1 Oktober, 08:52:30 AM.

Luar biasa, dua kali gempa yang relatif sama besarnya, tetapi meskipun demikian ternyata lokasinya tidak sama. Kalau melihat berita-berita yang ada, dimana kota Padang dan sekitarnya luluh lantak, maka gempa yang pertama yang menjadi sumber bencana. Penyebabnya adalah bahwa gempa yang pertama ternyata lokasinya paling dekat dengan kota, hanya 45 km . Inilah catatan jarak ke dua gempa tadi berdasarkan data USGS :

gempa ke-1 : Magnitude 7.6, kedalaman 86 km

45 km (30 miles) WNW of Padang, Sumatra, Indonesia
220 km (135 miles) SW of Pekanbaru, Sumatra, Indonesia
475 km (295 miles) SSW of KUALA LUMPUR, Malaysia
960 km (590 miles) NW of JAKARTA, Java, Indonesia

gempa ke-2 : Magnitude 6.8, kedalaman 24.9 km

55 km (95 miles) NNW of Bengkulu, Sumatra, Indonesia
225 km (140 miles) SE of Padang, Sumatra, Indonesia
490 km (305 miles) SSW of SINGAPORE
695 km (430 miles) NW of JAKARTA, Java, Indonesia

peta_gempa

Meskipun bencana yang terjadi cukup besar, bahkan dikatakan dampaknya lebih besar dari gempa Yogyakarta ternyata ini bukan gempa besar yang ditunggu-tunggu selama ini.  Padahal kalau melihat berita-berita kerusakan yang terjadi cukup memprihatinkan juga.

padang1
Reruntuhan bangunan bertingkat di Jl.Belakang Tanksi, Padang, Sumbar
(Sumber : Kompas 2 Sept. 2009)

katedral_padang
Katedral Padang (Sumber : album facebook Teddy Arifin)

jemb_siti_nurbaya
Jalan terbelah di sekitar jembatan Siti Nurbaya, Kota Padang, Sumbar.
(Kompas – Senin 5 Okt 2009)

Kumpulan foto-foto gempa Padang cukup lengkap di forum Kaskus.

Kelompok team penyelamat Swiss terdiri dari 108 orang dan 18 anjing tiba di Padang pada hari Jumat tgl 2 Oktober 2009, hanya 40 jam setelah gempa bumi terjadi dengan kekuatan 7,6 yang telah meluluh-lantahkan kota Padang. Info dan gambar lebih lanjut ada di sini.

Informasi tentang berita gempa tersebut dan analisis yang ada :

<< artikelku lain yang terkait >>

Kategori: gempa · informasi · teknik sipil

74 tanggapan so far ↓

  • vmancer // 1 Oktober 2009 pada 06:51 | Balas

    gempa lagi disana…

    dari sudut pandang teknik, disebabkan oleh…
    memang daerah sana mungkin tidak akan surut2 dari gempa seperti di jepang dll daerah pertemuan lempeng2

    USGS biasanya selalu menerbitkan informasi resmi di websitenya setiap ada gempa dimana saja. informasinya juga disediakan dalam format google earth untuk dilihat dandiamai kemudian

    semoga tidak bertambah banyak korban yang timbul

  • dana // 1 Oktober 2009 pada 07:25 | Balas

    kbr kampus univ bung hatta di padang gimnana sih?

  • ferdi prabudi // 1 Oktober 2009 pada 07:31 | Balas

    semoga diberi ketabahan saudara kita di padang…
    amin..

  • ELI SUMARNI // 1 Oktober 2009 pada 09:24 | Balas

    saya anak rantau turut berduka cita atas kejadian yang menimpah tempat kelahiran ku pariaman mudah-mudahan kita semua diberi kekuatan untuk menerima cobaan yang terlalu berat buat kita semua. saya minta agar komunikasi untuk menghubungi keluarga di pariaman bisa terhubung.

  • geblek // 1 Oktober 2009 pada 09:28 | Balas

    semoga diberi kesabaran buat korban dan keluarga

  • hengky // 1 Oktober 2009 pada 11:20 | Balas

    pak…kl padang pesisir selatan parah g????
    trus keadaan rumah’ di bayang gimana???
    soal nya sulit buat di hub.

  • Pasang Iklan Gratis // 1 Oktober 2009 pada 12:15 | Balas

    Turut berduka atas musibah yang menimpa saudara kita di padang, jambi dan sekitarnya. Sudah selayaknya mulai sekarang kita menyadari bahwa negeri tempat kita tinggal sangat rawan bencana. Mulai dari gempa bumi, tsunami dan bencana lainnya.

    Sepertinya penduduk negeri ini memang harus dibekali pengetahuan dalam menghadapai dan merespon bencana alam yang senantiasa mengintai. Paling tidak hal ini dapat meminimalisir korban jiwa yang ditimbulkan.
    Pasang Iklan Gratis

  • Rianto // 1 Oktober 2009 pada 12:28 | Balas

    Kepada seluruh masyarakat indonesia Khususnya Padang yang sekarang ditimpa musibah bencana Alam,semoga diberi ketabahan hati,diri dan iman.
    Saya turut berduka cita dan prihatin mendengar berita ini,dari jauh saya berdoa dan berusaha untuk meringankan beban derita yang dialami teman teman di padang.marilah kita saling membantu sesamanya,Tuhan akan selalu bersama kita.

  • willpard // 1 Oktober 2009 pada 13:32 | Balas

    Ibu Bapak uni uda dunsanak awak nan ado di ranah minang ka sadonyo, mandanga kampuang kanai musibah ‘Gampo’ ambo turuik sadiah dan ikuik prihatin, semoga Allah memberi kito kekuatan dan ketabahan bagi nan ado dunsanak yang menjadi korban runtuhan bangunan dek Gampo ko.. Kami nan dirantau ikuik mendoakan semoga capek teratasi dan normal baliak…

  • kendri // 1 Oktober 2009 pada 14:32 | Balas

    semoga menjadi dasar/patokan untuk syarat pengamanan/penyelamatan warga negara dan dianggap kedepan akan terjadi gempa yang lebih parah.

  • suwondo // 1 Oktober 2009 pada 14:49 | Balas

    saya mengucapkan duka yang sedalam-dalamnya atas musibah yang menimpa warga di Padang dan sekitarnya semoga keluarga yang ditinggalkan tabah, dan semoga aja korban yang meninggal dunia diampuni dosa2nya oleh Tuhan YME. Amin

  • Husnul khotimah // 1 Oktober 2009 pada 15:23 | Balas

    nyata..peringatan dari Allah..kapan kah manusia sadar..kiamat sudah dekat, stop maksiat..stop berbuat dosa..bertaubatlah!

  • xnakool // 1 Oktober 2009 pada 15:42 | Balas

    saya turut berduka cita, entah sampai kapan negeri ini damai.

    tips promosi blog di youtube

  • Jabrik // 1 Oktober 2009 pada 16:24 | Balas

    Pak/ibu tolong kasih informasi daerah sungai bangek,lubuk minturun,ada korban jiwa nggak? Tolong banget ya,saya butuh informasi nya,dari kemaren keluargaku tidak bisa di hubungi.

  • Santi Robles // 1 Oktober 2009 pada 18:36 | Balas

    I live in San Antonio,Texas,USA.I watched a news about earthquake in Padang yesterday.My mom’s native Teluk Kabung Padang.I just want to found out if there’s happening now?How’s it bad?I hope my mom’s families are ok.

  • BaNi MusTajaB // 1 Oktober 2009 pada 22:07 | Balas

    Innalillahi wa innailaihi rojiun
    Allahumma firlahum warhamhum waafihi wafuanhum….
    Semoga Allah SWT menerima amal ibadah mereka yang meninggal dan memberi ketabahan kepada keluarga korban.
    Dan semoga dapat diambil hikmah dari musibah ini.
    Amin ya Robbal alamin.

  • Meta selvia mardiana // 2 Oktober 2009 pada 01:55 | Balas

    asslm.. wrwb
    Ya allah berikanlah ketabahan bagi saudara hamba di padang , .
    ya allah jangan engkau tambah lagi cobaan gempa yang menggunjang hebat sehingga hancur lebur tempat tinggal mereka ..
    hamba yakin dibalik semua ini ada hikmah yang engkau berikan buat mereka disana ..
    bagi saudara hamba yang telah tiada, terimalah amalan mereka dan hapuslah segala dosa dan kesalahan mereka ..
    amiennnnnnn ya robbal a’lamin

    untuk saudara Meta dipadang
    tetap tabah menerima cobaan ini. Jadikan ini pelajaran yang sangat berharga bagi kita semua.
    Ketauhilah dimana pun, kapanpun, dan siapapun pasti akan merasakan yang namanya kematian ..
    Jadi tetap Istiqomah , apapun yang terjadi ikhlaskanlah kita serahkan semuanya kepada allah Swt.
    DUka Mu Dukaku JUa..
    terimakasih..
    wassalam wbwr..

  • vina caniago // 2 Oktober 2009 pada 03:35 | Balas

    assalam mualaikum wr.wb
    Innalillahi wa innailaihi rojiun
    Allahumma firlahum warhamhum waafihi wafuanhum
    aku sdih mlihat kota kelahiran ku di timpa musibah semga semua saudaraku selalu sabar dan tabah dalam menghadapi cobaan ini..yakin dan percayalah Allah gak akn membri cobaan di luar batas kemampuan umatnya…..setiap musibah pasti da hikmahnya..

  • vina caniago // 2 Oktober 2009 pada 03:41 | Balas

    bagi teman2 vina yang membaca komentar ini mfkan vina mungkin klian kira vina sombong gk pernah hubungi kalian lagi,,pa lagi teman2 dalam musibah,,,mfknlah vina,,karna hp vina hlang..klaw tman2 mw tlp vina,,,hubungi ke no ini 081367656427 / 081267398898
    vino gimana keluarganya yang di padang?

  • umi sarifah // 2 Oktober 2009 pada 04:21 | Balas

    Innalillahi wa innailaihi rojiun…
    Begitu miris hati ini melihat berita di TV dimana para pemimpim baru kita sedang dilantik di senayan,,terjadi gempa bumi di padang..

  • majelis fathul hidayah // 2 Oktober 2009 pada 04:24 | Balas

    Semoga mereka dalam perlindungan Alloh SWT Amien

    http://www.fathulhidayah.co.cc

  • hasruL // 2 Oktober 2009 pada 07:10 | Balas

    Saya ikut berduka atas bencana ini… semoga di daerah lain tidak terjadi lagi gempa yang memakan banyak korban ini. Amin.

    http://life-oceans.blogspot.com

  • pasang iklan gratis tanpa daftar // 2 Oktober 2009 pada 07:27 | Balas

    ya Allah ampunilah dosa2 kami sehingga kami bisa memperbaiki diri kita ini.
    rental mobil murah

  • sunflo // 2 Oktober 2009 pada 10:50 | Balas

    cari info tentang gempa…

  • Hendra // 2 Oktober 2009 pada 11:07 | Balas

    Yang tidak terkena bencana… ingatlah pada penciptamu…
    Untuk yang tertimpa bencana semoga diberikan ketabahan… amin..

    • Syafria Afrodita, af // 11 Oktober 2009 pada 12:10 | Balas

      Ya Allah kami serah kan hidup dan mati kami kepada mu ya ALLLAh, engkau yang berkuasa atas semua ini,,,amin amin ya robal alamin, Ya ALLAH berikan kesabaran dan ketabahan bagi mereka yang tertimpa bencana.

  • ferdy // 2 Oktober 2009 pada 13:06 | Balas

    Turut berdukacita atas kejadian yang menimpa saudara kita disana.

    kabar gempa yang menghebohkan ini membuat saya ingin tau dengan teknologi yang mampu menahan gempa:
    http://www.youtube.com/watch?v=Bhroz0_n2k4
    boleh minta penjelasannya?

  • robert pramono // 2 Oktober 2009 pada 14:11 | Balas

    Saya ikut berduka atas bencana ini, Turut bdoa smoga arwah yang telah mninggal diterima di sisi Tuhan, yang ditinggalkan diberi ketabahan, yang terluka semoga mendapat pertolongan secepatnya.

    Saya sangat bersyukur karena saat ini kondisi saya relatif aman. Saya baru sadar bahwa kondisi seperti saya sekarang sangat mahal harganya.

    Teringat wawancara tokoh gempa nasional (saya lupa namanya). Satu2nya jalan untuk survive di negera yang rawan gempa adalah dengan menyesuaikan diri (bersahabat) dengan gempa.

    contoh mudahnya, sangat tidak nyaman kita memakai pakaian tipis kita saat berada di kutub. Dan orang kutub juga sangat tidak nyaman memakai pakain tebal di iklim tropis yang hangat.

    Untuk gempa, kita bisa menyesuaikan diri dengan cara membuat rumah/bangunan yang kita tempati tentunya harus tahan gempa. Dengan segala perhitungan stuktur ilmu bangunan, tentu saja ini bentuk penyesuaian diri yang suangaattt muahalll. Klo tidak cukup dana untuk membuat rumah 2 lantai yang tahan gempa, lebih baik tidak usah membuatnya. Sangat berisiko.

    Penyesuaian diri termurah adalah dengan membuat meja yang kuat, dengan kaki meja yang lebih banyak dari biasanya. Buat meja ini cukup besar untuk menampung keluarga kita dan ditempatkan di tempat yang stategis (bisa ditiap ruang, dan dekat dengan kolom/tiang bangunan) dimana kita bisa bersembunyi dibawahnya dengan cepat saat gempa mulai terjadi.

    Bersembunyi dibawah meja paling disarankan oleh pengamat gempa dan diceritakan oleh mereka yang selamat dari gempa.

    Sekali lagi.. turut prihatin atas gempa yang telah dan akan terus menghantam negara kita.

  • Amirz // 2 Oktober 2009 pada 21:47 | Balas

    Turut berduka cita atas gempa diPadang, semoga diberi ketabahan dan cepat dibantu amin

  • Top Posts « WordPress.com // 3 Oktober 2009 pada 00:19 | Balas

    [...] gempa di Padang ! Dari radio El Shinta kemarin sore ketika pulang dari kampus ke rumah, terdengar adanya berita bahwa Padang mengalami [...] [...]

  • Sewa Projector Murah // 3 Oktober 2009 pada 03:14 | Balas

    turut berduka cita semoga saudara kita dapat bantuan secepatnya

  • Johan // 3 Oktober 2009 pada 07:03 | Balas

    Bagaimana pun, gempa Padang tetap menjadi musibah yang menyedihkan. Mereka menjadi banyak kehilangan. Jadi prihatin dan sedih setiap kali menonton tayangannya di tv. Mereka harus dibantu.

  • yulian yudha putra // 3 Oktober 2009 pada 07:58 | Balas

    slm knl..turut berduka cita..atas musibah ini. smg kita diberi kekuatan untuk menerima-Nya..

    thx
    http://adesepele.wordpress.com/2009/10/02/video-video-tim-yang-perfom-final-pop-mie-cheeeleadance-2008/

  • dewi // 3 Oktober 2009 pada 09:45 | Balas

    bwat yang prihatin terima kasih~

    tapi..

    jangan cuma suruh bersabar atau kasih doa! langsung datang ke padang en kasih bantuan!!

    itu baru benar!

  • udinmduro // 3 Oktober 2009 pada 10:44 | Balas

    Udinmduro’s PMKS ( http://udinmduro.wordpress.com ) turut berduka atas musibah yang terjadi di Sumatra Barat, semoga para korban di beri ketabahan menghadapi segala cobaan ini dan semoga amal kebaikannya diterima oleh Allah SWT, amiiin

  • wiera // 3 Oktober 2009 pada 11:45 | Balas

    turut bela sungkaw atas musibah ini karna Qta semua akan kembali pada yang mha kuasa smga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,tawakal…

  • saepul // 3 Oktober 2009 pada 14:06 | Balas

    assalam mualaikum Wr,Wb.
    saudaraku sekalian mari kita bertafakur atas semua kejadian yang menimpa, gempa di padang pd 17.16 . di pariaman 17.58 di jambi 08.52 kita coba lihat firman fiman Allah yang bersangkutan dengan nomber tersebut pasti mengejutkan rahasia Allah,,,,,,,,,,,,,,,,

  • saepul // 3 Oktober 2009 pada 14:09 | Balas

    assalam mualaikum Wr,Wb.
    saudaraku sekalian mari kita bertafakur atas semua kejadian yang menimpa, gempa di padang pd 17.16 . di pariaman 17.58 di jambi 08.52 kita coba lihat firman fiman Allah yang bersangkutan dengan nomber tersebut pasti mengejutkan rahasia Allah,,,,,,,,,,,,,,,,
    berdiskusi lewat e_mile lbh enak coba ke puy_s3@yahoo.com

  • Akhi Chan // 3 Oktober 2009 pada 15:42 | Balas

    Mala Petaka Jadi Bangga

    http://akhichan.wordpress.com/2009/10/01/mengapa-malapetaka-menggila/

  • gempa di Padang ! // 3 Oktober 2009 pada 16:04 | Balas

    [...] Dari radio El Shinta kemarin sore ketika pulang dari kampus ke rumah, terdengar adanya berita bahwa Padang mengalami gempa. Pagi ini di internet, informasi tentang gempa tersebut semakin jelas, bahkan dari USGS diperoleh informasi ada dua kali gempa [...] Go to Source [...]

  • aspal07 // 3 Oktober 2009 pada 18:01 | Balas

    Terima kasih infonya bro :D

    [new] Download Mig33 Versi 4.20 Facebook Support

  • Robby NS // 3 Oktober 2009 pada 18:08 | Balas

    Saudara2 ku yang tengah mendapat ujian dariNya….yakinlah….bahwa Dia tidak akan pernah memberikan yang melebihi dari kemampuan dari umatnya……
    Berserah dirilah kepadaNya…….
    tadahkanlah tanganmu……dan minta ampunlah……
    yakinlah bahwa Dialah yang paling berkuasa di dunia dan akhirat……
    tak ada satupun yang bisa melebihiNya……
    dialah ALLAH SUBHANA WA TA’ALLA.

  • ILYAS AFSOH // 4 Oktober 2009 pada 01:08 | Balas

    allah mengingatkan kita lagi

  • Norhayati // 4 Oktober 2009 pada 02:58 | Balas

    Saya pernah ke Padang tanggal Febuari 2009 ianya masih terbayang di mata saya tentang keindahan di padang serta rakyatnya yang baik-baik semua. Tidak lupa juga kepada warga di Hotel Ambachang yang sedia membantu semasa saya menginap di sana..

    Saya di Malaysia turut bersedih di atas musibah yang dihadapi kalian di sana. Saya mendoa kehadrat illahi semoga yang terkorban pada bencana tersebut akan diampunkan dosa-dosa mereka dan kepada yang selamat saya berharap kalian semua tabah menghadapi ujian dari Allah ini.

    Al-Fatihah kepada yang terkorban.

  • putri // 5 Oktober 2009 pada 04:51 | Balas

    harusnya para teroris sudah harus mikir sekarang
    knapa Tuhan kasih teguran buat kita
    tanpa bom kita sudah bnyak khiilangan saudara2 qt
    bahkan bangunan pun bnyak yang hancur
    kenapa harus ditambahin dengan adnya pengeboman, malah indonesia semakin terpuruk

  • Feri H // 5 Oktober 2009 pada 04:58 | Balas

    Turut berduka adanya gempa di Padang, semoga masyarakat diberi kekuatan dalam menghadapinya.Sudah saatnya bahwa kita harus saling menolong sesama saudara sebangsa.

  • Salamun_haq // 5 Oktober 2009 pada 05:45 | Balas

    indah mata bukan kerana kaca,
    indah ia kerana cahaya,
    duga menimpa di cuba sahaja,
    sebagai untuk yang menegerti seadanya,
    cebisan hati sudah dirempuh,
    oleh noda yang tiada hibur,
    oleh otu gertaklah jiwa agar ia bersembunti,
    menjadikan hidup ini sebuah ilusi.

  • asepsaiba // 5 Oktober 2009 pada 06:25 | Balas

    Pemerintah harus segera memberikan pengetahuan kemada semua warga negara segala hal tentang GEMPA, agar tidak lagi timbul korban yang lebih banyak disebabkan ketidaktahuan kita tentang bahaya gempa.

  • hazaldin // 5 Oktober 2009 pada 09:14 | Balas

    pasukan dari negara kami turut di hantar bagi membantu saudara saudara di sana, kita serumpun dan kami di Malaysia sedang mengumpul dana untuk bantuan saudara di sana…

    saya pernah ke Padang dan Bukit Tinggi layanan saudara saudara di sana cukup baik..sedikit salah faham apa lah yang hendak di besarkan..kalau kita berganyang antara kita tiada siapa siapa yang untung….kalau betul betul ada sukarelawan mau berperang…pergi lah ke ISRAEL ganyang lah habis habisan musuh islam di sana..dalam keadaan negara yang tidak ketentuan..dan masih ramai yang menderita masih mau berperang…..lawatilah di http://hazis.wordpress.com

  • Frizz // 5 Oktober 2009 pada 09:50 | Balas

    jgn menyerah

  • yanci // 5 Oktober 2009 pada 12:50 | Balas

    semoga tuhan memberikan yang terbaik

  • Angga Franniko // 5 Oktober 2009 pada 14:35 | Balas

    saya mengalami sendiri kedahsyatan gempa tersebut.. syukur Alhamdulillah saya dan keluarga selamat.. silahkan kunjungi blog saya untuk mengikuti sedikit pengalaman saya pada saat gempa bumi berlangsung di kota Padang.
    http://franniko.wordpress.com

  • Katmiasyri // 5 Oktober 2009 pada 14:35 | Balas

    Saya juga turut berduka dan merasa sangat khawatir pada uni Dr.Qaira Hanum n uda Drs.Sukri beserta keluarga karena mereka tinggal di Padang jln. Jakarta dan uda Drs Sukri bertugas di Padang Pariaman. Sampai saat ini saya belum dapat menghubunginya.. Bagaimana keadaan kalian UNi n uda??..

  • arness // 6 Oktober 2009 pada 01:40 | Balas

    IKut berduka atas apa yang menimpa padang…
    Semoga wilayah lainnya enggak terkena bencana… Amin.

  • Abu Salma Mohamad Fachrurozi // 6 Oktober 2009 pada 04:08 | Balas

    Mudah-mudahan yang ini bermanfaat buat kita semua.
    http://abasalma.wordpress.com/2009/10/02/menghindari-bencana-dengan-takwa/

  • muhamad maulana // 6 Oktober 2009 pada 08:29 | Balas

    wow begitu dasyat

    mmm…..

    :-(

  • agus // 6 Oktober 2009 pada 13:06 | Balas

    TuruT berduka sedalam-dalamnya……….

  • aRI // 6 Oktober 2009 pada 17:57 | Balas

    [20:31] teguhkanlah dengan dia kekuatanku,

  • Sandi_rasta // 6 Oktober 2009 pada 19:15 | Balas

    gempa disebabkan oleh segelintir orang yang melakukan maksiat (perzinahan, porno aksi: pake celana ketat, rok mini, celana pendek)
    kota-2 mana di indoensia…yang ndaftar kena gempa!!!!

  • irvan jaya musrida batosai // 7 Oktober 2009 pada 05:36 | Balas

    apakah benar gempa 7,6 enam itw cuma awal dari kemunculan gempa yang dahsyat…diperkirakan pusatnya di mentawai

  • agus sutopo // 7 Oktober 2009 pada 06:33 | Balas

    Kami menyampaikan simpati dan bela sungkawa yang mendalam atas Bencana Gempa Tektonik Dahsyat 7,6 SR di Kota Gadang dan Jambi.
    Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan iman.

    Bila Bapak berkenan, ada baiknya menginformasikan tentang Bangunan yang masih Aman dan kokoh dengan menggunakan Pondasi Sarang Laba-laba. Seperti di Gedung TVRI yang masih dapat tayang/siaran, Gedung PU Sumbar dan DPRD Sumbar pada “CCTV Detik-detik gempa di kantor DPRD SumBar 30 september 2009″.
    Salam, Terima kasih.

    • wir // 7 Oktober 2009 pada 06:43 | Balas

      @Agus
      O bapak dari perusahaan pondasi sarang laba-laba ya. Silahkan saja pak, jika bapak punya data yang memang patut diinformasikan ke teman-teman di sini. Karena bapak dari sisi pelaksananya tentu ada baiknya diberikan data untuk menunjukkan bahwa bangunan yang dimaksud memang memakai pondasi bapak. Juga untuk mendramatisir ada baiknya info bangunan didekatnya yang hancur kena gempa.

      Jika kronologinya baik, bisa-bisa patent anda dengan pondasi tersebut dapat laris manis. :)

  • erna // 8 Oktober 2009 pada 02:06 | Balas

    gempa di daerah padang getaranya dpt di rasakan sampai singapore khususnya daerah rafles place.. .. pada semua yang sedang di uji cobaan dari A llah s.w.t harap bersabar serta iklaskan pada mereka yg telah mendahului kita…..karena sesungguhnya D ia lah MAHA SEGALA GALANYA …i love nasi padang…..

  • erna // 8 Oktober 2009 pada 02:16 | Balas

    HI,,SANDI RASTA please jangan kutuk mengutuk macam itu bukanya orang yang kena gempa juga banyak yang muslimin dan mslimah juga??? doakan aja orang orang yg melampoi batas itu sadar dng sendirinya,, ajineng diri saka lati ,,,ajineng raga saka busana… kan beres .. selamat raya bro..

  • ekojuli // 8 Oktober 2009 pada 02:53 | Balas

    semoga sodara2 kita diberi ketabahan

    badai pasti berlalu

    Yang menarik di gempa padang:

    http://ekojuli.wordpress.com/2009/10/06/bukti-bencana-di-indonesia-ini-ternyata-benar-benar-peringatan-allah/

  • azizah // 9 Oktober 2009 pada 01:11 | Balas

    sEmoGa yAng mEnjAdi kOrbAn gEmpA buMi di bEri kEkuAtan,kEimaNan, kEtaBahaN dan kEsaBaran daLam mEnghAdapi uJian dAri AllAh…. aminnnnnnnnnnnnnn…..

  • ina // 9 Oktober 2009 pada 03:38 | Balas

    moga tabah menghadapi musibah

  • alamselitar // 9 Oktober 2009 pada 07:36 | Balas

    Saya turut berasa amatlah sedih melihat peristiwa-peristiwa begini. Kelihatan bencana alam sudah membawa tanda-tanda akan bahayanya kepada kita semua sedunia.
    Berdoalah untuk mereka semua itu.

    Sudah sampai waktunya kita membantu mengurangkan macam-macam bencana alam. Caranya adalah melalui penggunaan barang-barang keperluan keluarga. Contoh, sabun cuci rambut, cuci lantai, sabun basuh tangan, sabun mandi dsb.

    Kita sebenarnya memakan bahan kimia tiap-tiap hari. Kebanyakan barang-barang keperluan di rumah dihasilkan dengan penggunaan bahan kimia. Justeru itu, ini diikuti beberapa buah negara-13 negara sudah mempraktis penggunan satu brand yang dikeluarkan secara alam semulajadi dan bisa mengurangkan penggunaan bahan kimia serta ingredients yang beracun sejak 1985.

    Dalam satu atau dua bulan brand baru akan dimulakan Malaysia. Saya menjangka in akan tiba ke jiran kita tak lama lagi. Pengguna brand baru ke setiap bahagian rumah sedikit sebanyak akan mengurangkan bencana alam .

    Jadi, kawan-kawan sekalian, sama-sama kita menyelamatkan bumi yang hanya satu, bermula dari rumah kita.

    Semoga semuanya selamat dan sihat.
    Daripada saya yang terikhlas.

    Terima kasih

  • Rooy // 9 Oktober 2009 pada 14:53 | Balas

    ancua padang di oyak gampo.
    saatnya perbaikan.

    dear all,
    ada yg tahu buku/peraturan rujukan tentang retak struktural pada beton (bangunan), yang membahas batasan retak yg diperbolehkan (lebar atau kedalaman retak) serta kapasitas struktur akibat crack beton tersebut.

    makasih infonya.

  • agus sutopo // 10 Oktober 2009 pada 09:38 | Balas

    Baik Bapak Wiryanto Dewobroto, sebelumnya kami haturkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan.
    Salam.

  • nolla // 14 Oktober 2009 pada 10:14 | Balas

    semua tas jehendak na.tuhan g’ bakal ngasih suatu ujian tanpa tau hamba nya mampu u/ menjalan kan.jgn marah,jgn nangis krn smua kan da hikmah na

  • kabar tentang Padang « The works of Wiryanto Dewobroto // 15 Oktober 2009 pada 04:20 | Balas

    [...] terjadi, saya sendiri berhasil mendapatkanbanyak informasi untuk dijadikan satu artikel tersendiri, disini. Jadi tentunya berita yang diharapkan tersebut tentunya ‘lebih’ dibanding berita yang [...]

Tinggalkan sebuah Komentar