sehari di Gistama Intisemesta


Konsep tridharma perguruan tinggi yang diberlakukan pada kehidupan seorang dosen jika dapat diterapkan dengan baik, ternyata menarik. Kecuali [1] mengajar, dosen perlu juga melakukan [2] penelitian dan penulisan ilmiah, serta [3] pengabdian pada masyarakat.  Dari ke tiga pilar tersebut maka pilar ke-2 yaitu penelitian dan penulisan ilmiah adalah bagian yang sangat penting karena akan dapat meningkatkan kualitas pengajaran yang diberikan, sekaligus juga dapat diberikan pada masyarakat yang membutuhkan melalui pilar ke tiga yaitu pengabdian masyarakat.

Jangan bayangkan bahwa pengabdian masyarakat yang dimaksud harus berupa bikin gapura, bak sampah atau wc umum sebagaimana yang sebagian mahasiswa kerjakan pada waktu KKN (kuliah kerja nyata). Memberikan konsultasi atau pelatihan bagi masyarakat profesi juga dapat dikategorikan pada pilar ke-3 tersebut.

Berdasarkan pengertian tersebut, maka ketika Bapak Toto Ismintarto, salah satu direktur PT. Gistama Intisemesta, mengundang untuk memberi semacam pelatihan bagi engineer-engineer-nya, maka jelas hal itu aku sambut dengan hangat.

Ada yang tahu dengan PT. Gistama Intisemesta ?

Itu lho kantor konsultan rekayasa struktur dan teknik sipil, yang sudah berdiri sejak tahun 1989, yang dipimpin oleh bapak Sugeng Wijanto, Ph.D., P.Eng. , yang juga salah satu dosen di Universitas Trisakti, Jakarta. Adapun kantor pusatnya ada di jl. Puri Kencana Raya Blok J1 No.3B  Jakarta, selain itu juga mempunyai kantor cabang di Surabaya, yang dipimpin oleh bapak Takim Andriono, Ph.D.

Kantor konsultan rekayasa struktur memang tidak seterkenal kantor arsitek, karena memang tidak terkait langsung dengan awam. Untuk proyek bangunan gedung (tinggi) maka kantor konsultan rekayasa struktur ada dibawah koordinasi dan mendukung pekerjaan arsitek, kalau proyek bangunan industri maka mereka mendukung teknik mesin.

Salah satu proyek prestise PT Gistama yang mungkin cukup banyak dikenal adalah Plaza Semanggi di Jakarta Pusat. Itu strukturnya yang mendesign adalah PT. Gistama tersebut. Untuk informasi lebih tentang kantor konsultan tersebut silahkan lihat http://www.gistama.com (kelihatannya masih under-construction).

Adanya undangan untuk memberi semacam diskusi atau pelatihan di kantor konsultan rekayasa yang cukup besar, cukup penting untuk ditindak-lanjuti. Selain itu masuk dalam pilar pengabdian pada masyarakat, maka itu adalah kesempatan penting untuk mendapat masukan, yaitu untuk mendukung link-and-match antara dunia pendidikan dan dunia rekayasa real. Maklum, kantor konsultan rekayasa khan terlibat penuh dengan pekerjaan yang mengaplikasikan ilmu rekayasa dalam kehidupan nyata. Jadi ilmu apa yang sering dipakai dan ilmu apa yang sudah dapat ditanggalkan disitulah implementasinya. Karena yang dijumpai nanti adalah engineer praktisi, bukan dari kalangan teoritis (perguruan tinggi pada umumnya) maka di sisi lain pertemuan tersebut juga merupakan ajang evaluasi apakah materi yang diberikan hanya sekedar teori saja atau dapat berkorelasi dengan dunia praktis.

Ini jelas lebih beresiko dibanding seminar-seminar ilmiah biasa. Jika di seminar tersebut topik pembahasannya dapat dibatasi pada makalah yang disajikan, maka diskusi dengan engineer praktisi topiknya bisa meluas, karena sekaligus dapat digunakan untuk konsultasi proyek yang sedang dikerjakannya.

Bagi dosen yang belum pernah melakukan kerja design sesungguhnya maka jelas ketemu engineer-engineer praktisi bisa-bisa bikin ngeper. Untunglah pengalamanku hampir sepuluh tahun di dunia konsultan rekayasa sebelum menjadi dosen membuatku lebih percaya diri, bahwa aku dulu juga pernah seperti mereka (engineer praktisi).

Jika pelatihan di WIKA dulu hanya dihadiri oleh pegawai di level site engineer , maka pertemuan di PT. Gistama meskipun jumlah yang hadir relatif sedikit tetapi hampir semua board of director-nya juga menyempatkan diri untuk hadir dan terlibat dalam pertemuan tersebut. Ini tentu menguntungkan bagiku, karena dapat terjadi interaksi yang dapat menumbuh kembangkan ilmu yang dipelajari. Karena mereka-mereka itu engineer senior yang sudah mendapatkan apa itu yang namanya engineering judgement, maka berdiskusi dengan mereka seakan-akan seperti proses mengasah ilmu, sekaligus menambah networking. Jelas ini sangat mendukung untuk proses kegiatan perkuliahan maupun penelitian yang perlu dilakukan di UPH. Minimal dapat dikatakan kepada murid-muridnya bahwa dosen yang mengajar mereka bukanlah dosen kuper. He, he. . . .


Saya dengan teman-teman engineer PT. Gistama Intisemesta, terlihat no 4 dari kiri bapak Ign. Toto Ismintarto (direktur), no. 5 saya sendiri, no.6 adalah bapak Sugeng Wijanto Ph.D (direktur utama / founder) dan paling kanan sendiri (berdiri) adalah bapak Wawan Chendrawan (direktur).

Yang jelas, setelah pertemuan dengan engineer-engineer tersebut maka cukup banyak masalah-masalah lapangan yang dapat diangkat menjadi materi penelitian atau publikasi ilmiah. Ilmu semakin terasah, mental semakin percaya diri.

Salam sejatera semua.

About these ads

6 gagasan untuk “sehari di Gistama Intisemesta

  1. Dear Pak Wir,
    Senang pak wir bisa memberikan pelatihan khususnya pengenalan lebih dalam pada program SAP. Saya sebagai junior engineer dari PT Gistama, sangat senang dengan kegiatan semacam ini karena dapat mengembangkan ilmu pengetahuan serta mengasah kemampuan engineering judgement dari beberapa kasus – kasus yang didiskusikan.
    Salam,
    Halbert Kurniadi

    • Terima kasih juga Halbert, sama-sama karena saya juga mendapat masukan dari anda-anda para praktisi di bidang structural engineering.

      Moga-moga kita dapat bertemu kembali. GBU.

  2. Ping-balik: perlunya berprestasi « The works of Wiryanto Dewobroto

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s