mengajar di Jogja


Sebagai tindak lanjut dari poster yang sebelumnya terpampang di blog ini, maka hari Rabu tanggal 9 Mei 2012 kemarin aku jadi mengajar satu sesi kelas di Yogyakarta, tepatnya di kampus UAJY, Babarsari.

Terus terang, aku lebih suka menggunakan kata mengajar daripada kata memberikan seminar. Maklum, kalau memberi seminar, seperti misalnya jenis call-paper maka waktu presentasi yang diberikan paling-paling hanya 15 menit. Itupun, teman-teman dosen yang lain sudah menunggu gilirannya. Bahkan pernah terjadi dalam satu ruang, yang hadir hanya teman-teman yang ingin membawakan makalah presetasinya saja. Maklum, untuk ngejar kum.

Untuk seminar yang diundang, invited speaker-pun, kadang-kadang hanya diberi waktu tidak kurang dari satu (1) jam saja. Jarang lebih dari itu, maklum biasanya teman-teman presenter yang lain juga sudah menunggu.

Nah, kalau begitu apa bedanya dengan mengajar yang pak Wir sampaikan di UAJY tersebut. Emangnya ada yang lebih hebat dari invited speaker. Sudah bagus lho pak, itu !

Itulah. Sebenarnya aku mau omong seperti itu, yang jelas nggak kalah dari  invited speaker lho. Bayangkan, transport ditanggung, Jakarta – Yogyakarta (PP), di Bandara Adisucipto dijemput khusus oleh pak Johanes Januar Sudjati, Ketua Jurusan Teknik Sipil UAJY. Nah istimewa khan, bahkan diajak sarapan SGPC, khas Jogja. Ini tadi juga diantar ke bandara untuk pulang ke Jakarta lagi, oleh panitianya. Enak khan.

Lho katanya kemarin pak Wir, koq baru sekarang pulang. Mampir nih yee. Hati-hati lho. 

Thanks atas peringatannya, memang harus hati-hati. Nggak di Jakarta, nggak di Yogyakarta. Tadi pagi waktu baca harian Kedaultan Rakyat, di halaman depannya disajikan berita bahwa kemarin malam telah terjadi tawuran di daerah Tambak Bayan, Yogyakarta. Lalu dari berita tersebut disajikan gambar mobil yang kaca depannya dilempar batu besar, pecah. Jadi kalau tempo hari berita seperti itu adanya di Lampung, lalu di Jakarta (bagian utara) , lalu di Bandung dengan geng motornya, lalu Solo, maka itu juga terjadi di Yogyakarta. Benar-benar prihatin. Jadi berkaitan soal itu, kita tidak bisa menutup mata, kita harus hati-hati, bisa-bisa meskipun kita tidak terlibat secara langsung, tetapi akhirnya kena getahnya. Jadi satu-satunya yang bisa dilakukan adalah waspada, hati-hati.

Kalau terkait Jogja, sebenarnya saya tidak bisa disebut mampir. Maklum asli Jogja, jadi mestinya istilahnya pulang kampung. Jadi tidak mengherankan, jika perlu bermalam, selain untuk istirahat sekaligus untuk bersilaturahmi dengan keluarga besar. Ok, kejawab ya.

Belum pak, itu lho mengajar dengan invited speaker !

Lho memang belum selesai menceritakannya. Pada dasarnya, acara kemarin itu bisa juga dianggap sebagai invited speaker. Maklum diundang khusus dan semuanya ditanggung panitia. Hanya bedanya, acaranya hari itu tunggal, dari pukul 9.20 – 12.15 hampir 3 jam (175 menit). Lamanya itu khan seperti mengajar mata kuliah 3 – 4 sks. Juga pesertanya sebagian besar mahasiswa (UAJY atau dari luar kampus).

O hanya mahasiswa. Gitu saja koq bisa bangga sih pak !?

Sebenarnya yang heran itu aku lho, koq sampai ada pertanyaan seperti itu. Belum tahu ya. Sekarang aku ganti bertanya, kalau seorang guru mengajar. Menurut kamu, lebih efektif mengajar anak muda atau orang tua, untuk menerima hal-hal yang baru.

Anak muda dong pak, masih fresh !

Nah itulah, kamu sudah menjawab sendiri. Jadi kalau ingin mengajar secara efektif maka berikanlah itu pada anak-anak muda. Ibarat menebar benih pada tanah yang subur atau istilah tadi yang fresh.

Nah karena itu aku dapat dari acara yang diselenggarakan oleh panitia di UAJY tersebut, maka patut untuk dibanggakan bukan.

Materinya gimana pak ?

Kalau materi sih aku khan sudah cerita, yaitu tentang high-rise, super-tall, dan mega-tall building. Makalahnya ada 90 halaman, kalau slide power-point ada sekitar 250 slide. Rasa-rasanya sangat bersemangat aku kemarin, tapi sorry itu penilaian pribadi.  Moga-moga yang mendengar juga begitu.

Hanya sayang, makalahnya diberikan ke para peserta dalam bentuk CD (ebooks) jadi ketika hadir di sana, hanya mengandalkan slide yang aku tayangkan. Bayangkan saja, 250 slide dalam 3 jam, jadi waktunya cepat. Bisa-bisa nggak teringat materinya oleh pesertanya.

Koq nggak teringat, maksudnya bagaimana pak ?

Iya betul, karena nggak ada makalah yang bisa dibaca sambil mendengar paparan saya maka pesertanya hanya mengandalkan tayangan layar di depan, yang berganti slide-slide dengan cepat. Maklum pemakalahnya bersemangat dan juga keterbatasan waktu. Maka akhirnya mereka terpontal-pontal.

Tahunya gimana pak ?

Maklum guru. Ya tahu saja. Itu lho dari pertanyaan yang diajukannya. Yah tapi nggak apa-apa. Masih mending ada yang bertanya. Kalau soal diam dalam perkuliahan itu aku jadi ingat jamanku dulu ketika kuliah. Waktu itu kayaknya hanya melihat, mendengar dan mencata, jarang yang menanyakan. Apakah itu kultur orang Jogja. Jadi dari jamanku dulu sampai sekarang nggak berubah ya.

Tanggapan mereka bagaimana pak ?

Yah lumayan, ini bisa dilihat dokumentasi yang aku buat. O ya, aku terkesan dengan mahasiswa-mahasiswa UNY (tetangga kampus di Jogja), beberapa mereka mengenalkan diri dan ingin berfoto bersamaku. Terus terang aku suka dengan orang-orang yang antusias seperti itu. Jika punya waktu lebih, maka aku tentu tidak segan-segan untuk berbagi ilmu dengan orang-orang seperti itu. Setiap guru pasti akan bergembira punya murid-murid yang antusias seperti itu.

O ya, bahkan ada yang langsung memberi komentar di blog ini. Aku nggak tahu, apakah itu juga anak-anak muda dari UNY tersebut, atau ada yang lain. Aku kutipkan lagi komentarnya tentang acaraku kemarin itu ya.

Chandra commented on Rabu 9 Mei 2012 di UAJY – Yogyakarta

Pak Wir,

Kuliah umum yang bapak berikan di UAJY sangat mengesankan. Tidak hanya mengenai tema ‘Bangunan Tinggi’ saja yang dibahas, akan tetapi juga mencakup pentingnya komunikasi serta hal lain yang tidak di ajarkan di dalam kuliah (Skill n Attitude).

Terima kasih sudah memberikan wawasan yang lebih mengenai dunia engineer pak, saya rasa ini akan sangat bermanfaat.
GBu.

Yah moga-moga sebagian besar peserta yang lain, punya persepsi yang sama. Terima kasih ya Chandra atas komentar kamu di atas.

Hampir lupa, ini hasil jepretanku di sana.

Yah intinya, materi yang aku berikan pada acara tersebut baru (orisinil dari aku maksudnya), khususnya akan bercerita filosofi tentang gedung tinggi. Kecuali komentar di atas, yang berkaitan dengan strategi pengembangan diri, pada pengajaran kemarin sebenarnya aku juga menyinggung mengapa bangunan rendah pakai sistem shear wall bisa lebih mahal dari sistem rigid-frame untuk menghasilkan bangunan tahan gempa. Jadi dari segi teknik, juga banyak hal-hal filosofi yang aku ungkap. Aku bilang hal-hal filosofi karena aku tidak mau terjebak hanya menyajikan formula-formula matematis yang njlimet (rigorous).

Materi yang sama rencananya akan aku bawakan juga di Jakarta, yaitu di kampus YAI, Salemba  pada hari Kamis, tanggal 31 Mei 2012. Ini posternya yang aku dapat dari facebook yang teman-teman YAI sebar-luaskan.

.

<<< updated 15 Mei 2012 >>>

Ide yang sama juga akan disampaikan kepada teman-teman di Indonesia bagian utara, tepatnya di UNRIKA Batam. Semoga ide yang disampaikan nanti bisa menggugah gairah para calon insinyur muda Indonesia untuk terus menekuni dan mendalami ilmu keteknik-sipilannya. Ini poster untuk acara tanggal 9 Juni 2012 di Batam. Semoga Tuhan memberkati maksud baik ini. Amin.

About these ads

14 thoughts on “mengajar di Jogja

  1. Terimakasih banyak Pak Wir atas kedatangannya di Jogja, saya salah satu peserta seminar dr UGM. Materinya sangat berbobot, unik, dan jarang saya temukan di buku atau Dosen yg lain. Luar biasaa :D.

    Oh iya, di tengah materi yg disampaikan, Pak Wir menjelaskan tentang literatur detail perhitungan kolom baja komposit ada di buku. Nah, jika boleh tahu, Judul buku struktur yang menjelaskan lengkap mengenai perhitungan tersebut apa Pak..? Agar kami dapat belajar juga.

    Terima kasiih…

  2. menarik pak materi kuliah yang disampaikan, kapan ya pak datang di jurusan teknik sipil universitas negeri malang?

  3. @miftakhurriza:
    Terima kasih dik atas apresiasinya. Tentang literatur detail perhitungan kolom komposit itu ada di buku saya yang berjudul “Aplikasi Rekayasa Konstruksi dengan Visual Basic 6.0“, jadi disitu dibahas pemrograman kolom beton biasa dan kolom beton komposit (ada profil bajanya). Dengan program yang dibuat dapat dihasilkan diagram interaksi kolom komposit. Jadi lengkap, ada penjelasan, ada algoritma dan aplikasinya dengan Visual Basic 6.0. Tinggal pakai begitu.

    @eddy:
    datang ke jurusan teknik sipil universitas negeri malang ?
    yah, siap aja dik. Kita menunggu undangan saja. Jadi setelah UAJY (9 Mei 2012), yang sudah ada poster berikutnya adalah YAI Jakarta (31 Mei 2012) dan sedang dibuatkan posternya adalah UNRIKA Batam (9 Juni 2012). Itu jadwal yang pastinya. Silahkan kalau Malang ingin menambah daftar yang perlu saya kunjungi berikutnya.

    Maklum jadi guru khan harus siap untuk mengajar, sedangkan sebagai peneliti siap untuk menerima hal-hal yang baru yang belum tahu sebelumnya, dan sebagai penulis siap untuk mendokumentasikan dengan baik hal-hal yang menginspirasikan dalam kehidupan ini. Adapun sebagai manusia biasa, boleh tho merasa berbahagia dengan menerima apresiasi yang diberikan oleh anak-anak muda seperti di atas tersebut.

    Semoga Tuhan yang Maha Esa memberkati keinginan baik kita semua.

  4. sama-sama pak, semoga bapak bisa datang lagi kesini…
    oh iya pak ralat sedikit hehe..saya mahasiswa UAJY pak bukan UNY heheehe… :)

  5. Ping balik: mengajar di Jogja | Wood Flooring - Parquet Lantai Kayu Terbaik

  6. Salam Pak Wir.
    Kami dari UNY, yang kemarin meminta berfoto bersama dengan Bapak di waktu akhir Bapak menyelesaikan Presentasi.
    Lebih dari kagum, pak wir banyak membuka wawasan bagi kami. Rencana dari Kami akan mengundang Bapak sebagai Invited speaker Juga (istilah Pak wir) di Kampus kami tercinta.

    salam Hormat,
    Jur. T.Sipil UNY

  7. Ping balik: progress buku yang akan diterbitkan | The works of Wiryanto Dewobroto

  8. Ping balik: mengajar di Batam | The works of Wiryanto Dewobroto

  9. Ping balik: materi kuliah high-rise-nya Wiryanto | The works of Wiryanto Dewobroto

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s