Studi Banding Jurusan Teknik Sipil UPH – 2010

Pengantar:

Terus terang studi banding yang kami lakukan di Jurusan Teknik Sipil telah terlaksana lama di akhir bulan November dan awal bulan Desember tahun lalu. Bahkan sebagian kecil pengalaman di sana telah penulis gunakan untuk melengkapi artikel di blog ini, yaitu :

Tetapi apa yang saya tulis di atas terkesan tidak secara langsung mengkaitkan dengan peranan kami selaku anggota akademisi di UPH, yang mana itulah yang menyebabkan kami melakukan studi banding. Oleh karena itu sebagai pertanggung-jawaban moral kepada yang memberi kesempatan untuk studi banding tersebut, yaitu ke institusi penulis di UPH dan juga yang di “atas” maka saya mewakili anggota studi banding menuliskan laporan perjalanan studi banding tersebut.

Pembuatan laporan perjalanan yang begitu panjang (versi resmi adalah 15 halaman) telah disampaikan dan dipresentasikan ke Jurusan kemarin pada hari Selasa 1 Februari 2011.

Ada yang mengatakan bahwa penulisan laporan seperti ini terkesan terlalu berlebihan karena ini tidak termasuk dalam kriteria penulisan ilmiah. Jadi ada juga dosen yang bahkan bertanya, ngapain menulis bukan tulisan ilmiah, khan tidak ada kum-nya. Karena tidak kum-nya itu juga maka dari institusi tidak ada insentifnya. Kalaupun nanti masuk majalah pasti artikel tersebut akan dikurangi, lima belas halaman terlalu banyak.

Memang jika hanya menulis untuk kum, maka jelas apa-apa yang saya lakukan adalah mubazir. Seperti juga menulis ratusan artikel di blog ini jelas tidak ada nilai kum-nya. Jadi juga tidak ada sumbangan real nantinya untuk menempuh jenjang profesor, yang persyaratannya adalah jumlah kum. Tetapi saya menulis ini semua sebenarnya hanya kesenangan saja. Suatu bentuk rasa syukur, berbagi info dengan pembaca. Sekaligus juga untuk belajar dan berlatih menulis sehingga nanti ketika menulis ilmiah akan lebih enak dan lebih baik.

Semoga sharing pengalaman saya bersama teman-teman di Jurusan Teknik Sipil UPH ini dapat menginspirasi rekan-rekan pembaca. Semoga.

Baca lebih lanjut

The International Conference of 3rd EACEF 2011 in Yogyakarta, Indonesia

Dear Colleagues,

It is a great pleasure that we have the opportunity to invite you all in joining this prestigious conference. Welcome! The 3rd International Conference of European Asian Civil Engineering Forum (3rd EACEF 2011) is now launched and well prepared as a biennial conference. Our coming conference will be held at the charming city having excellent world heritages.

Please take a moment to visit our main web page at www.eacef.com or www.eacef.wordpress.com

We are sure you will enjoy visiting the beautiful and historic city of Yogyakarta in central Java of Indonesia, while attending the 3rd EACEF 2011. There are excellent activities planned for the 3rd EACEF, including technical visits to Prambanan Temple and Borobudur Temple. Both are the world heritages, which have still in good condition over centuries.

We do hope, that you will take a note in your time schedule as the author or participant of 3rd EACEF in September 2011.

If you have questions, please feel free to contact the organizing committee reg_eacef2011@yahoo.com.  We try our best to assist you in every way possible to make your attendance at the 3rd EACEF valuable and memorable.

Best regards,

Prof. Dr.-Ing. Harianto Hardjasaputra (Director of Executive of EACEF)
Anastasia Yunika, ST., M.Eng (Chairwoman of the 3rd EACEF 2011)

Laporan dari Hotel Borobudur – HAKI 2010

Sejak lusa kemarin, Selasa 3 Agustus 2010 dan juga kemarin, Rabu 4 Agustus 2010 telah berlangsung perhelatan besar masyarakat profesi konstruksi, yang diselenggarakan oleh asosiasi Himpunan Ahli Konstruksi Indonesia atau HAKI. Acara yang berlangsung meriah tersebut diadakan di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, berupa seminar nasional dua hari. Sebenarnya hari ini juga masih diselenggarakan short-course, tetapi karena penulis tidak mengikutinya maka laporan yang disampaikan berfokus pada acara seminar saja.

O ya, sebagai catatan, karena ini personal blog maka tentu saja yang ditulis relatif subyektif dari sudut pandang penulisnya saja. Tetapi meskipun demikian sedikitnya dapat memberi sumbangan tertulis bagi teman-teman anggota HAKI maupun bukan yang tertari dengan perkembangan sdm yang berprofesi di bidang konstruksi.

Baca lebih lanjut

sipil UPH dan beton mutu sangat tinggi

Enam belas (16) tahun sudah keberadaan Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Desain dan Teknik Perencanaan, Universitas Pelita Harapan berada, yaitu sejak tahun 1994. Dari tahun itu sampai sekarang, kampusnya tetap di Lippo Karawaci, Tangerang, Banten, dan ternyata saya sudah ada bersamanya sejak tahun 1998 (ketika krisis moneter terjadi). Jadi sejak itu, saya juga telah menjadi anggotanya selama 12 tahun, waktu paling lama saya bekerja pada satu institusi yang tetap. Selama menjadi anggotanya tersebut, tahun 2004 saya mendapat kesempatan untuk studi lanjut pada program doktor, di Unika Parahyangan, Bandung, dan puji Tuhan, pada bulan Februari tahun 2009 saya berhasil lulus, dan berhak menyandang gelar Doktor di depan nama saya.

Jadi selama hidup dan bekerja di UPH ini, saya tidak sekedar dapat hidup, tetapi bahkan dapat tumbuh dan berkembang, yang salah satunya adalah diberi kesempatan untuk berbagi melalui tulisan-tulisan yang saya tulis, baik via blog ini, atau di makalah-makalah ilmiah yang saya sampaikan, atau juga melalui buku-buku yang telah diterbitkan oleh ACI Int., maupun PT. Elex Media Komputindo.

Bagaimana dengan rekan lainnya di Jurusan Teknik Sipil UPH itu sendiri ?

Baca lebih lanjut

UPH’s friend exhibition keliling Sumatera

Bekerja di perguruan tinggi menjadi dosen, itu tidak hanya sekedar mengajar. Masih ada yang lain yang harus dikerjakan, sehingga ada istilah Tridharma Perguruan Tinggi. Jadi kalau kemudian ada orang awam yang menyebut dosen dengan istilah lain seperti staff pengajar, maka sebenarnya itu merendahkan yang bersangkutan.

Baca lebih lanjut