sampul buku “Struktur Baja”

Jika kita ke toko buku, dan sudah tertarik dengan salah satu sampul buku. Maka langkah selanjutnya tentu akan membaca isinya. Masalahnya, buku-buku yang dimaksud umumnya diberi sampul plastik. Bahkan ada toko buku yang ekstrim, boleh membuka jika buku sudah dibeli. Gimana itu.

Jika itu yang terjadi maka calon pembeli tentu akan melihat sampul belakangnya, yang dicari tentunya bukan gambar sampul lagi, tetapi tulisan yang tercanutm di dalamnya. Bayangkan, dengan membaca halaman belakang, yang hanya satu lembar maka calon pembeli harus dapat memutuskan buku ini menarik atau tidak. Ini kasusnya jadi seperti abstrak. Pendek tetapi harus to the point. Memberi gambaran secara keseluruhan tetapi singkat.

Continue reading “sampul buku “Struktur Baja””

perbedaan SNI 2847:2013 dengan ACI 318M-11

Selamat siang Pak Wir,
Saya Sedang mempelajari SNI 2847:2013, yang dalam pembuatannya mengadopsi ACI 318M-11. Pada faktor reduksi kekuatan terdapat perbedaan didalamnya, seperti contoh : untuk geser dan torsi, pada SNI 2847:2013, phi = 0,85, sedangkan pada ACI 318M-11, phi = 0,75 dan ada beberapa yang lain.

Kemudian kami juga tidak menemukan faktor reduksi kekuatan untuk lentur tanpa aksial pada SNI 2847:2013, namun pada ACI 318M-11 kami menemukannya sebesar 0,90 pada bagian commentary. Apakah koefisien ini dapat dipakai ??

Kemudian dicantumkan pada SNI 2847:2013 bahwa peraturan ini membatalkan dan menggantikan SNI 03-2847-1992.

Pertanyaan saya, apakah SNI 03-2847-2002 ttg tata cara perhitungan struktur beton untuk bangunan gedung juga dihapuskan??

Demikian pertanyaan kami, mohon maaf jika ada salah dan terimakasih sebelumnya untuk tanggapan bapak.

Salam Hormat

Eko Prasetyo Adhi

Mari kita bahas ramai-ramai, kita jadikan threat siapa tahu ada masukan baru atas bahasan yang dibuat.

Continue reading “perbedaan SNI 2847:2013 dengan ACI 318M-11″

cuplikan #2 – tentang sambungan

Konsep memberikan buku sampel memang biasa dilakukan para penerbit. Tapi kelihatannya terbatas pada penerbit-penerbit besar saja, seperti McGrawHill dan semacamnya. Penerbit Indonesia rasanya belum pernah aku menerimanya. Mengapa itu perlu dilakukan, rasanya itu adalah kebijakan penerbit sebagai bagian promosi. Jadi bukan karena penerbitnya begitu baiknya, seperti sinterklas. :D

Lalu bagaimana dengan penerbitan buku Struktur Baja ini cara promosinya. Memang sih, belum terstruktur. Baru dari mulut ke mulut dan sebagian besar hanya mengandalkan reputasi. Yang jelas, sampai saat ini tidak ada buku-buku yang aku tulis, mangkrak, sampai dibagi-bagi gratis. Semua pasti habis tuntas. Untuk buku SAP2000 memang sih masih ada. Maklum penjualannya hanya melalui on-line, tetapi meskipun pelan tapi pasti selalu berkurang juga (ada pembeli). Tahun ini mestinya akan habis juga. Jadi yang belum punya silahkan buruan. O ya, harganya tahun ini naik lho dari Rp 180 ke Rp 200, semuanya dalam ribu. Premium saja boleh naik, maka ini tentunya begitu juga ya.

Untuk promosi, maka ada baiknya sebagian materi saya tampilkan di blog ini. Selain memang nanti ada beberapa teman pakar yang bersedia memberikan testimoni atas materi yang aku tulis.

Nah terkait buku struktur baja, untuk melihat bagaimana pengarangnya adalah berbeda dengan pengarang lainnya, maka biasanya aku intip bagaimana mereka menulis tentang sambungan pada struktur baja. Maklum, standar tentang sambungan struktur baja itu tidak baku. Hanya diberikan gambaran umum. Jadi untuk menuliskan secara detail maka itu sangat tergantung pada kreatifitas, dan juga kedalaman ilmu dari si penulis itu sendiri. Maklum dari sisi kompetensi, maka perencanaan sambungan struktur baja itu adalah yang paling membutuhkan kerja keras dibanding bagian yang lain.

Bagaimana saya menuliskan tentang sambungan. Ini tentu menarik, saya menyadari bagian ini pasti akan dilirik oleh orang yang terbiasa tentang struktur baja. Apa bedanya dengan buku yang lain. Materi tentang sambungan di buku-buku text umumnya hanya dasar-dasar, jarang yang memberikan contoh penyelesaian yang lengkap misalnya.

Nah daripada saya harus memberikan sampel satu persatu agar buku dikenal, maka ada baiknya saya potong-potong sedikit dan ditampilkan di blog ini. Minimal dapat memberi gambaran seberapa detail materi yang dapat saya berikan.

Gambar yang saya tampilkan adalah potongan-potongan, bukan untuk dijadikan rujukan (maklum tidak lengkap) tetapi ya seperti itu tadi hanya sebagai contoh sampel saja. Boleh khan, jadi nanti kalau masih penasaran. Pesan dan beli saja ya. Jika jumlah halamannya sebanyak > 700 halaman, maka tentunya dituliskan di blog ini nggak akan habis-habis. Ini potongan tulisan di bukuku tentang sambungan struktur baja.

Ini tentang alat sambung, yaitu baut mutu tinggi. Saya menulis banyak tentang hal itu , bahkan kalau dibandingkan dengan bukunya Segui, tulisan yang aku bikin tentang itu akan lebih banyak. Saya belum pernah melihat tulisan serupa dalam bahasa Indonesia, atau dengan kata lain materi tersebut bukan aku baca dari orang lain apalagi pernah dijadikan materi di kelas. Pemahaman tentang ini aku dapatkan ketika studi mandiri (dibawah bimbingan Prof Sahari) ketika S3 dulu, sekaligus dibuktikan atau tepatnya dikonfirmasi dengan uji laboratorium. Teman diskusinya tentang baut yang cukup seru adalah dengan ibu Lanny Hidayat, pakar jembatan yang pensiunan dari PU. Teman lain rasanya tidak pernah (maklum kuper).

bab-8-1Gambar di atas aku buat sendiri, pakai AutoCAD. Jadi jelek-jelek begini aku bisa juga lho dari juru gambar. Karena aku gambar sendiri, maka setiap detail yang aku harapkan dapat terrealisasi seperti apa yang aku ingini. Kalau pakai drafter khan bisa saja terjadi perbedaan maksud.

Continue reading “cuplikan #2 – tentang sambungan”

cuplikan dari buku Struktur Baja yang akan terbit

3.6.        Ketentuan LRFD – AISC 2010

Mengacu AISC (2010) atau adopsi penuh versi Indonesia : RSNI1 03-1729.1-201X, ada dua ketentuan perencanaan struktur baja yang dapat dipilih, yaitu [1] LRFD (load resistance factor design), dan [2] ASD (allowable strength design). Adapun code baja yang lama : SNI 03 – 1729 – 2002 (Tata Cara Perencanaan Struktur Baja untuk Bangunan Gedung) hanya berisi satu ketentuan saja, yaitu berdasarkan kekuatan batas. Dari sisi ini ketentuan LRFD tentu akan lebih mudah diterima dibanding ketentuan ASD.

Continue reading “cuplikan dari buku Struktur Baja yang akan terbit”

Masukan #3 – draft buku struktur baja

Kepada teman-teman pembaca blog, diucapkan selamat tahun baru. Semoga tahun 2015 ini membawa damai dan sejahtera di hati kita semua. Tuhan memberkati.

Waktu ternyata begitu cepat, tidak terasa 2014 sudah berganti dengan 2015. Blog ini lama tidak disentuh, paling-paling hanya menjawab komentar yang relatif mudah untuk dijawab. Tahun 2014 selain proses belajar mengajar di UPH yang sekarang begitu padat, maklum semester pendeknya diformalkan, sehingga setahun jadi bisa lebih dari dua semester jadinya. Untunglah, saya hanya mengajar pada bidang-bidang yang memang menjadi fokus peminatan yang saya geluti, jadi pertanyaan-pertanyaan atau keraguan yang ditimbulkan dari setiap pengajaran yang saya berikan, dapat dituntaskan secara baik tanpa harus keluar banyak enerji.

Memang sih, kegiatan utama formalku hanya staf pengajar, yaitu kata lain dari pegawai universitas yang dibayar untuk mengajar. Itulah yang menghidupi aku dan keluargaku selama ini. Untunglah, institusinya memungkinkan hanya mengajar di satu kampus, di Lippo Karawaci. Kalau tidak, bisa dibayangkan pastilah hidupku akan habis di jalan. Maklum, secara kondisi jalan-jalan di Jakarta itu lebih banyak berpotensi menimbulkan stress dibanding pekerjaan mengajar.

Itulah aku, hanya saja aku tipe orang yang melihat realitas, semangatnya sih “dimana bumi dipijak maka disitu pula langit dijunjung”, dimana aku bekerja, maka disitulah hiburanku. He, he, jadi meskipun statusnya hanya sebagai pegawai mengajar, maka aku mengasah potensiku selama ini. Tahun 2014 kemarin aku diminta mengajar juga di kampus lain, istilah kerennya sih “invited speaker”. Sekali di kota Malang, sekali di kota Surabaya dan sekali di kota Semarang. Kalau yang di Bandung sih kemarin sebagai pemakalah biasa, sekedar silaturahmi dengan teman-teman sejawat. Selain itu, dua kali mendapat undangan khusus untuk mengikuti presentasi tentang jembatan bentang panjang dari pakar Korea, lalu bulan november tahun lalu tentang baja dari pakar Jepang. Lumayan sibuk juga, hanya saja sih tahun ini tidak diundang untuk acara suatu kompetisi, jadi ya maklum tidak ada pemberitaan yang bisa dituliskan untuk itu.  Jadi cukup seru juga ya, jadi pegawai mengajar. Aku bahkan tidak bisa membayangkan, bagaimana sibuknya seorang menteri. Pegawai saja sudah begitu ramai, apalagi tingkat menteri.

Disela-sela kegiatan tersebut, jka ada waktu luang maka kegiatan utama lain sebagai penulis tetap dikerjakan,  yaitu menulis buku tentang Struktur Baja. Ini menurutkan sangat menantang. Bayangkan saja, mana ada seorang insinyur teknik sipil tidak mengenal struktur baja. Ini tentu berbeda dari saat menulis tentang SAP2000. Mungkin bisa saja, seorang insinyur tidak tahu tentang hal itu, tetapi kalau tentang baja mana mungkin seorang insinyur tidak tahu. Itu berarti mereka semua akan tahu, bagaimana nanti kualitas buku tersebut. Maklum mereka (para pembaca) tentu akan membandingkan dengan buku-buku yang pernah mereka baca. Nah lho.

Continue reading “Masukan #3 – draft buku struktur baja”

Masukan #2 – draft buku struktur baja

Tiap hari menulis, itu memang pekerjaan dan sekaligus hobby. Jadi apakah sedang di kampus atau di rumah, maka ya seperti itu kegiatanku, menulis. Di rumah, tidak menulis kalau sedang berperan jadi sopir mengantar anak dan istri ke luar. Jika sampai rumah lagi, dan sepi, pasti sedang asyik nulis. Tetapi meskipun demikian, tentu sudah lama anda tidak membaca tulisan baru di blog ini. Benar, waktu menulis di blog ini memang sedang berkurang. Kenapa, . . .  karena target penyelesaian buku baruku sudah mulai dekat. Itu pula yang menyebabkan waktu di blog ini berkurang drastis.

Continue reading “Masukan #2 – draft buku struktur baja”